> >

Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Polisi Bubarkan Massa

Berita daerah | 30 Oktober 2020, 13:00 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Kericuhan mengakhiri aksi demonstrasi yang dilakukan aliansi mahasiswa untuk Amanat Penderitaan Rakyat Kalbar atau Ampera di Bundaran Digulis Untan Pontianak. Aksi berakhir hingga pukul 19.00 malam, setelah mahasiswa bersitegang dengan petugas.

Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Kalbar Berdemo Tolak Omnibus Law

Mahasiswa yang sempat memaksa memblokade jalan protokol dengan membakar ban, akhirnya dibubarkan paksa oleh polisi. Beberapa peserta aksi juga turut diamankan polisi.

“Kita merasa kecewa dengan tindakan aparat, ada teman-teman kita yang terluka bahkan sampai dilarikan ke UGD, tapi Alhamdulilah mereka dipulangkan semua,” ucap Ansarudin, Korlap Aksi.

Kabid Humas Polda Kalbar memastikan mahasiswa yang sempat diamankan telah dipulangkan.

“Aksi demo sudah berjalan dan kita amankan, memang ada sedikit benturan tapi masih dalam batas toleransi. Ada beberapa yang diamankan, namun setelah itu kami pulangkan,” ucap Kombes Donny Charles Go, Kabid Humas Polda Kalbar.

Setelah sempat bersitegang, mahasiswa akhirnya membubarkan diri. Mahasiswa juga mengaku akan melakukan langkah advokasi terhadap beberapa mahasiswa yang diduga mengalami luka karena pemukulan.

#Demo #OmnibusLaw #UUCiptaKerja

Penulis : KompasTV-Pontianak

Sumber : Kompas TV


TERBARU