> >

Tolak Tambang Pasir, Warga Kodingareng Makassar Ketakutan Malah Diteror Polisi

Peristiwa | 29 September 2020, 17:06 WIB
Warga Pulau Kodingareng Lompo Makassar saat memprotes penangkapan nelayan dan aktivis mahasiswa saat aksi protes tambang pasir di perairan Makassar, Sabtu (12/9/2020). (Sumber: Dok Istimewa/Kompas.com)

Tapi, upaya yang dilakukan itu justru ditanggapi berbeda oleh aparat.

"Kita mau bagaimana lagi kalau terus-terus dikasih takut-takut begini. Kami hanya mau tambang pasir itu dicabut izinnya dan berhenti," ujar Daeng Pasang.

Baca Juga: Nelayan Lempari Bom Molotov ke Kapal Petambang Sebagai Aksi Penolakan

Terkait informasi keberadaan nelayan yang dicari polisi itu, lanjut dia, warga di lokasi tersebut tidak ada yang tahu keberadaannya.

Sebab, dianggap sudah meninggalkan pulau sejak lama.

"Nelayan itu yang dicari, juga sudah lama tinggalkan rumahya. Tidak tahu dimana sekarang. Selama polisi masih sering ke sini, kami masih ketakutan," kata Daeng Pasang.

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sulsel Kombes Pol Hery Wiyanto mengaku kedatangan polisi di pulau itu untuk melakukan penyelidikan.

Pasalnya, terduga pelaku perusakan kapal penambang pasir hingga kini belum juga ditemukan.

Bahkan, saat terakhir dikunjungi itu rumahnya masih dalam keadaan kosong.

"Belum datang orangnya. Makanya masih kita cari. Ini bagian dari penyelidikan laporan masyarakat," kata Hery.

Baca Juga: Pengunjuk Rasa Gelar Aksi Teaterikal Tolak Tambang Pasir Laut

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU