> >

Kecelakaan Tol Cipali: Mobil Elf Oleng Masuk Jalur Lawan, 8 Tewas, 15 Luka-luka

Peristiwa | 10 Agustus 2020, 10:34 WIB
Petugas kepolisian saat mengevakuasi kendaraan Isuzu Elf yang terlibat kencelakaan di KM 184 Tol Cipali, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020) dinihari. (Sumber: Istimewa/Tribunnews)

CIREBON, KOMPAS.TV – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, Senin (10/8/2020). Tepatnya di Kilometer 184.300, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Cirebon. Delapan orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya luka-luka.

Peristiwa bermula saat kendaraan elf bernomor polisi D-7013-AN melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Bus di Wonosobo, Sopir Meninggal dan 5 Terluka

Laporan sementara Kepolisian Resor Kota Cirebon menyebut bahwa pengendara elf diduga mengantuk saat tiba tempat kejadian pukul 03.30 WIB.

Kendaraan lalu oleng ke kanan dan menyeberang median tengah jalan sehingga menghantam kendaraan Toyota Rush bernomor polisi B-2918-PKL yang melaju dari arah berlawanan.

Akibatnya, delapan orang meninggal dunia, seorang luka berat, dan 14 lainnya luka ringan.

Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Arjawinangun dan korban luka ke RS Mitra Plumbon.

“Korban sudah meninggal dunia saat kami terima sekitar pukul 06.15. Ada tiga laki-laki dan lima perempuan,” kata Kepala Subbagian Humas RSUD Arjawinangun Slaet Riyadi dikutip dari Kompas.com.

Hingga kini, pihak rumah sakit masih mengidentifikasi para korban yang merupakan penumpang elf.

Mereka adalah PAH (18), MSK (21), CY (63), SN (51), MS (38), dan HR (50). Korban lainnya masih dalam identifikasi karena kondisinya cukup parah.

Baca Juga: Gagal Menghindari Lubang, Mini Bus Tabrak Truk di Tol Cipali

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, didampingi Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, saat meninjau lokasi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 15 orang luka-luka di KM 184 Tol Cipali, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020). (Sumber: Istimewa/Tribunnews)

Kecelakaan Cipali

Kecelakaan yang diawali kendaraan menyeberang median jalan bukan kali ini saja terjadi.

Pada pertengahan September 2019 di Kilometer 117,800 Tol Cipali, bus PO Sinar Jaya menyeberang median jalan dan menghantam PO Arimbi Jaya Agung dari arah berlawanan. Tujuh orang tewas dan lima lainnya luka berat.

Dalam catatan Kompas, Astra Tol Cipali telah berupaya mencegah kecelakaan yang diawali kendaraan menyeberang median jalan.

Pemasangan pembatasan di median jalan (wire rope), misalnya, dilakukan di 16 titik sepanjang 18 kilometer di ruas Km 137 hingga Km 154. Sebelumnya, hal serupa dilakukan di jalur sepanjang 16 kilometer.

Dalam keterangan persnya, pihak Astra Tol Cipali telah mengingatkan pengguna jalan untuk tertib melaju dengan kecepatan 60 – 100 kilometer per jam.

Penertiban kecepatan kendaraan rutin dilakukan dengan pengecekan laju kendaraan menggunakan speed gun. Pengguna jalan diingatkan mengecek kendaraan dan kondisi tubuh pengendara.  

Tol Cipali menghubungkan kendaraan dari arah Jakarta ke Cirebon. Sekitar 30.000 kendaraan bisa melintas di ruas jalan sepanjang 116,7 kilometer tersebut setiap hari. Tahun 2019, tercatat 74 orang meninggal dunia di jalan tol tersebut.

Baca Juga: Viral Satu Keluarga Pemudik Makan di Bahu Jalan Tol Cipali

 

Penulis : fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU