> >

Cedera Bahu Kanan Apriyani Rahayu Kambuh, Apriyani/Siti Kalah di Semifinal Swiss Open 2023

Badminton | 26 Maret 2023, 13:24 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu (kanan) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, saat bertanding melawan Kim So Yeong dan Kong Hee Yong dari Korea Selatan dalam babak perempat final Malaysia Open 2023 di Bukit Jalil Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, 13 Januari 2023. (Sumber: AP Photo/Kien Huo)

KOMPAS.TV - Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di semifinal BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2023. Cedera bahu kanan Apriyani Rahayu kambuh saat dikalahkan dalam pertandingan melawan pasangan Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. 

Apriyani Rahayu mengatakan masalah bahu kanan menjadi pemicu kekalahan. Cedera yang sudah terasa sejak babak pertama itu sering kambuh dan tiba-tiba hilang.

Dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/3/23), Aprinati mengungkapkan, "sebenarnya cedera ini timbul dan hilang. Terasa tapi terus hilang. Saya seperti tak merasa sakit, tetapi kemudian sakit lagi. Pada saat bermain pertama di Swiss, mulai terasa lagi". 

"Saat lawan Thailand, (cedera bahu) sudah mulai terasa lagi". 

Apriyani/Fadia mengawali Swiss Open 2023 St. Jakobshalle, Basel, Rabu (22/3) dengan mengalahkan wakil India Treesa Jolly/Gayatri Gopichand dengan skor 21-14, 21-14.

Pada semifinal, mereka akhirnya menyerah karena Apriyani tak kuasa menahan sakit pada bahu kanan saat melawan pasangan asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang berakhir dengan skor 17-21, 10-16.

"Kemarin malam, bahu saya seperti ngilu sekali. Saya hari ini (semifinal) tetap memaksakan main dengan menahan rasa sakit saja". 

Baca Juga: Mundur di Gim Kedua, Duet Apriyani/Fadia Terhenti di Semifinal Swiss Open 2023

Apriyani tak ingin memaksakan dan lebih memilih mundur pada babak empat besar Swiss Open 2023 demi melanjutkan karier ke depan. Dia juga telah lebih dulu berdiskusi dengan pelatih dan Fadia sebelum akhirnya mengambil keputusan tersebut.

"Cedera bahu kanan ini pasti sangat mengganggu. Kalau tidak mengganggu pasti saya tidak akan retired. Namanya atlet pasti ada namanya cedera. Saya hanya berpikiran untuk ke depan. Daripada maksa tapi malah makin berat cederanya". 

"Saya juga sudah diskusi dengan Fadia dan pelatih. Jadi saya lebih baik mundur agar cederanya tidak makin parah. Minta doanya saja supaya saya bisa balik main lagi". 

Penulis : Kiki Luqman Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU