> >

Sembilan Hari usai Gempa Turki, Christian Atsu Masih Belum Ditemukan

Sepak bola | 15 Februari 2023, 02:05 WIB
FILE - Pedro dari Chelsea, kiri, dan Christian Atsu dari Newcastle United berebut bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Newcastle United di stadion Stamford Bridge di London, pada 12 Januari 2019. Mantan penyerang Chelsea dan Newcastle Christian Atsu hilang dan diyakini terjebak di bawah reruntuhan menyusul gempa kuat yang melanda Turki pada Senin dan menewaskan lebih dari 2.500 orang. Pemain internasional Ghana bermain untuk klub Turki Hatayspor dan seorang juru bicara klub mengatakan dia diperkirakan berada di sebuah gedung yang hancur. (Sumber: AP Photo/Matt Dunham, File)

HATAY, KOMPAS.TV - Mantan pemain Newcastle United, Christian Atsu, masih belum ditemukan sembilan hari setelah gempa Turki yang mengguncang pada 6 Februari lalu. 

Seperti yang diketahui, lebih dari 37.000 orang tewas dalam gempa berkekuatan magnitudo 7,8 yang terjadi di Turki dan Suriah. 

Atsu, yang bermain untuk klub Turki Hatayspor, dilaporkan hilang setelah tertimpa reruntuhan dari gedung yang runtuh. 

Pekan lalu ada laporan bahwa pemain internasional Ghana telah berhasil diselamatkan, tetapi hal tersebut tidak benar dan dia hingga saat ini masih belum ditemukan. 

Dalam sebuah pernyataan, Selasa (14/2/2023), agen Atsu, Nene Sechere mengatakan bahwa dirinya dan keluarga Atsu masih menunggu kepastian kabar pemain berusia 31 tahun itu. 

"Sudah sembilan hari sejak gempa dan kami masih belum menemukan Christian," kata Sechere dikutip dari Sky Sports

"Saya berada di lokasi gempa di Hatay bersama keluarga Christian. Pemandangannya tidak terbayangkan dan hati kami hancur untuk semua orang yang terkena dampak."

Baca Juga: GFA: Christian Atsu Diselamatkan, Usai Tesebar Kabar Tertimbun Reruntuhan Bangunan Gempa Turki

"Selama waktu saya di sini, kami dapat menemukan lokasi kamar Christian Atsu yang tepat, dan kami telah menemukan dua pasang sepatunya."

"Kemarin kami menerima konfirmasi bahwa pencitraan termal menunjukkan tanda-tanda hingga lima nyawa, namun, saya diberitahu bahwa satu-satunya konfirmasi nyata dari kehidupan adalah melalui penglihatan, penciuman dan suara, dan sayangnya kami tidak dapat menemukan Christian."

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU