> >

Lionel Messi Wajib Hati-Hati, Pelatih Belanda sudah Siapkan Strategi untuk Menghentikannya

Sapa qatar | 8 Desember 2022, 17:03 WIB
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi, berselebrasi usai mencetak gol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Australia di Stadion Ahmad Bin Ali, Doha, Qatar, Sabtu, 3 Desember 2022. (Sumber: AP Photo/Thanassis Stavrakis)

 

DOHA, KOMPAS.TV - Penyerang andalan Argentina, Lionel Messi, harus berhati-hati saat timnnya menghadapi Belanda di babak 8 besar Piala Dunia 2022.

Argentina bakal melawan Belanda di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, pada perempat final Piala Dunia 2022 yang digelar Jumat (9/11/2022) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Messi jelas akan menjadi sosok berbahaya bagi Belanda, apalagi ia kini telah berhasil mencetak gol di fase grup dan di babak knock-out.

Baca Juga: Belanda vs Argentina, Frenkie de Jong: Saya Tak Tahu Cara Hentikan Lionel Messi!

Namun pelatih Belanda, Louis van Gaal, mengisyaratkan bahwa ia sudah memiliki strategi untuk menghentikan Messi.

“Anda akan melihatnya pada Jumat. Saya tak akan mengatakan kepada Anda. Messi adalah pemain yang paling berbahaya dan kreatif, dan mampu menciptakan banyak dan mencetak gol dengan sendirinya,” tuturnya, dikutip dari Mirror.

“Tapi saat ia kehilangan bola, ia tak banyak berpartisipasi, dan itu akan memberikan kami kesempatan,” lanjut Van Gaal.

Mantan pembesut Barcelona dan Manchester United tersebut bahkan bertekad untuk membawa trofi Piala Dunia ke negaranya untuk pertama kali dalam sejarah.

“Saya pikir kami memiliki kesempatan besar di sini. Kami masih memiliki tiga pertandingan untuk dituju. Saya telah membicarakan ini selama setahun, dan kami bisa menjadi juara dunia,” katanya.

Baca Juga: Inti Kekuatan Maroko Hingga ke Babak 8 Besar Piala Dunia 2022, Tak Ada Perpecahan Latar Belakang

Tugas untuk mengawal Messi diyakini berada di pundak pemain senior, Virgil van Dijk.

Pemain Liverpool tersebut pun memperingatkan rekan-rekannya agar waspada terhadap Messi selama 90 menit, dan untuk tak membiarkan konsentrasi mereka menurun.

“Yang tersulit mengenainya adalah ketika kami menyerang, ia bisa berada di suatu tempat atau di pojok. Anda harus sangat tajam untuk organisasi pertahanan,” ujar Van Dijk.

 

Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Mirror


TERBARU