> >

Mundur dari Posisi Presiden Arema FC, Gilang Widya Ngaku Terimbas Tragedi Kanjuruhan: Saya Trauma

Sepak bola | 29 Oktober 2022, 13:55 WIB
Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana alias Juragan 99, turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan. (Sumber: Instagram/@juragan_99)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gilang Widya Permana atau kerap disapa Juragan 99, mengaku sedih dan mengalami trauma karena Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 jiwa dan mengakibatkan ratusan lainnya terluka pada 1 Oktober 2022 lalu.

Hari ini, Sabtu (29/10/2022), Gilang secara resmi mengumumkan mundur dari jabatan presiden Arema FC dalam konferensi pers yang dihelat di kantor klub tersebut.

Dia mengaku keputusannya itu adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai presiden Arema FC yang menjadi sorotan usai terjadinya Tragedi Kanjuruhan. 

"Tidak ada tekanan dari pihak mana pun," kata Gilang. 

"Keputusan ini murni tanggung jawab moral saya. Keputusan ini murni karena saya sangat merasakan kesedihan dan traumatis." 

Baca Juga: Gilang Widya 'Juragan 99' Mundur dari Kursi Presiden Arema FC, Terkait Tragedi Kanjuruhan?

Ia mengungkapkan bahwa ia merasa terhormat karena diberi jabatan sebagai presiden Arema FC oleh pemilik klub.

"Posisi presiden Arema FC sebenarnya adalah posisi kehormatan. Saya sebagai investor diberi jabatan presiden klub dari owner dan jajaran direksi," kata Gilang Widya.

"Itu adalah kehormatan untuk saya. Karena rasa kesedihan dan trauma yang mendalam, saya memutuskan untuk istirahat atau rehat dari dunia sepak bola," ujar Gilang.

"Dengan situasi sekarang, saya rasa Arema FC memerlukan sosok yang lebih baik yang bisa membawa tim lebih solid, kuat, dan baik."

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas.com


TERBARU