> >

Tanggapan PSSI terkait Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan

Sepak bola | 18 Oktober 2022, 23:05 WIB
(Dari kiri ke kanan) Yunus Nusi selaku Sekretaris Jendral PSSI, Hasani Abdulgani sebagai Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani selalu Komite Eksekutif PSSI, dan Ahmad Riyadh sebagai Komite Eksekutif PSSI, sedang memberikan keterangan kepada awak media di GBK Arena, Senayan, Jakarta, 18 Oktober 2022. (Sumber: Muhammad Alif Aziz Mardiansyah/Bolasport.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia akhirnya memberikan tanggapan terkait rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. 

Namun, respons ini tidak keluar langsung dari sang Ketua Umum Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. 

Seperti diketahui, TGIPF memberikan rekomendasi kepada seluruh jajaran pengurus PSSI, dari Ketum hingga anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk mundur, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kematian ratusan orang di Tragedi Kanjuruhan. 

Baca Juga: Temuan TGIPF Ungkap Ada Upaya Polisi Ganti Rekaman CCTV Stadion Kanjuruhan

Berdasarkan temuan TGIPF, ada total 712 korban dalam Tragedi Kanjuruhan. Rinciannya, 132 meninggal dunia, 96 luka berat, serta 484 luka sedang hingga ringan.

Namun, Exco PSSI Vivin Cahyani menyebut PSSI masih akan menunggu hasil evaluasi dari satuan tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia yang beranggotakan AFC, FIFA, hingga sejumlah wakil-wakil dari kementerian. 

"Jadi kalau dari kami tetap nunggu hasil evaluasi dari task force yang akan dibentuk," papar Vivin Cahyani dikutip dari BolaSport, Selasa (18/10/2022).

"Mohon doanya dukungan untuk PSSI dan sepak bola nasional."

"Mudah-mudahan kejadian ini bukan jadi keterpurukan tapi jadi momen kebangkitan prestasi sepak bola."

Baca Juga: PSSI Janji Mentransformasi Sepak Bola Indonesia: Kami akan Buktikan!

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : bolasport.com


TERBARU