> >

Libas Singapura 9-0, Pelatih Timnas U-16: Jangan Terlalu Memuji, Waspada Vietnam

Kompas sport | 4 Agustus 2022, 05:25 WIB
Ilustrasi. Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti. Usai melibas Singapura 9-0, Rabu (3/8/2022), Bima Sakti mengingatkan skuadnya agar tidak larut dalam euforia dan fokus ke laga kontra Vietnam, Sabtu (6/8/2022) mendatang. (Sumber: PSSI)

SLEMAN, KOMPAS.TV - Pelatih Tim Nasional U-16 Bima Sakti meminta skuadnya tidak terlalu berpuas diri atas kemenangan telak 9-0 lawan Singapura dalam partai lanjutan Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta, Rabu (3/8/2022) malam.

Bima menyebut anak asuhnya tidak boleh terbuai kemenangan telak itu atau larut dalam euforia.

"Kami tak boleh cepat puas, tidak boleh merayakannya dengan euforia," kata Bima dalam konferensi pers pasca-pertandingan sebagaimana dikutip Antara.

Eks pemain Persema Malang itu menilai skuadnya masih memiliki kekurangan dan mesti terus belajar agar menjadi lebih baik.

Baca Juga: Gasak Singapura 9-0, Bima Sakti Senang dengan Performa Pemain Timnas U16 Indonesia

Di lain sisi, Bima Sakti mengingatkan bahwa nasib Timnas di Piala AFF U-16 masih akan ditentukan partai lawan Vietnam pada Sabtu (6/8).

"Oleh karena itu, kami berharap masyarakat jangan terlalu memuji tim ini. Kami mesti waspada karena Vietnam tim yang bagus," kata  Bima.

 

Meskipun demikian, Bima Sakti mengaku bersyukur Garuda Muda bisa menang 9-0 karena menjadi modal selisih gol untuk melaju ke babak empat besar.

Kemenangan lawan Singapura membuat Indonesia memimpin Grup A dengan selisih 11 gol berbanding Vietnam yang mencatatkan surplus sembilan gol. Kedua tim sama-sama mengantongi enam poin.

"Skor ini mudah-mudahan menjadi modal untuk menatap pertandingan hari Sabtu (lawan Vietnam)," kata Bima Sakti.

Dalam pertandingan lawan Vietnam, Indonesia tinggal butuh hasil imbang untuk memastikan satu tiket semifinal Piala AFF U-16.

Baca Juga: Hasil Timnas U16 Indonesia vs Singapura: Garuda Asia Berpesta 9-0, Geser Vietnam, Puncaki Klasemen


 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU