> >

Berubah Pikiran, IPC Larang Atlet Rusia dan Belarusia Tampil di Paralimpiade Musim Dingin 2022

Kompas sport | 3 Maret 2022, 19:37 WIB
Komite Paralimpiade Internasional (IPC) akhirnya melarang atlet dari Rusia dan Ukraina bertanding di Paralimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. (Sumber: Twitter @Paralympics)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komite Paralimpiade Internasional (IPC) akhirnya melarang atlet dari Rusia dan Belarusia untuk tampil di Paralimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. 

Dengan keputusan tersebut, 83 atlet dari Rusia dan Belarusia dipastikan tidak akan bertanding di Paralimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. 

Padahal pada Rabu (2/3/2022) kemarin, IPC mengizinkan atlet dari kedua negara tersebut bertanding namun dengan bendera Paralimpiade dan tak bisa masuk ke dalam tabel peringkat medali. 

Tetapi, keputusan tersebut membuat IPC dikritik habis-habisan karena mayoritas anggota mereka tak setuju melihat atlet Rusia dan Belarusia bertanding karena invasi di Ukraina. 

Bahkan Presiden IPC Andrew Parsons mengatakan, mereka tidak akan berkompetisi di Paralimpiade musim dingin jika atlet dari Rusia dan Belarusia diizinkan untuk ambil bagian.

Paralimpiade Musim Dingin 2022 Beijing rencananya dibuka pada Jumat (4/3/2022) besok dan akan dilangsungkan hingga Minggu (13/3/2022). 

"Di IPC kami sangat percaya bahwa olahraga dan politik tidak boleh bercampur," kata Parsons dikutip dari AS, Kamis (3/3/2022).

"Namun, bukan karena kesalahannya sendiri, perang kini telah datang ke Olimpiade ini dan di belakang layar banyak pemerintah memiliki pengaruh pada acara kita yang berharga," imbuhnya.

Baca Juga: Atlet Rusia dan Belarusia Diizinkan Tampil di Paralimpiade Musim Dingin, tapi...

Parsons melanjutkan dan mengungkap hal lainnya sebagai berikut:

"IPC adalah organisasi berbasis keanggotaan, dan kami menerima pandangan organisasi anggota kami."

"Ketika anggota kami memilih dewan pada Desember 2021, itu untuk mempertahankan dan menjunjung tinggi prinsip, nilai, dan aturan Gerakan Paralimpik."

"Sebagai anggota dewan yang merupakan tanggung jawab dan tugas, kami menganggapnya sangat serius."

"Dalam mengambil keputusan kemarin, kami melihat kesehatan jangka panjang dan kelangsungan hidup Gerakan Paralimpiade."

“Kami sangat bangga dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang telah membuat Gerakan seperti sekarang ini."

"Namun, yang jelas adalah bahwa situasi yang meningkat dengan cepat sekarang telah menempatkan kami dalam posisi yang unik dan sulit dengan dimulainya Olimpiade."

"Kemarin kami mengatakan kami akan terus mendengarkan, dan itulah yang kami lakukan."

"Dalam 12 jam terakhir sejumlah besar anggota telah berhubungan dengan kami dan sangat terbuka, untuk itu saya berterima kasih."

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

Sumber : Diario AS


TERBARU