> >

Tottenham Bekuk Leicester Lewat 2 Gol Injury Time, Conte: Pujian untuk Pemain, Bukan Saya!

Kompas sport | 20 Januari 2022, 06:47 WIB
Pelatih Tottenham, Antonio Conte (kanan) memberi selamat kepada Japhet Tanganga dalam laga tunda Liga Inggris 2021-22 kontra Leicester City, Kamis (20/1/2022). (Sumber: AP Photo/Rui Vieira)

LEICESTER, KOMPAS.TV - Antonio Conte tidak ingin dipuji setelah tim asuhannya, Tottenham Hotspurs berhasil menang dramatis dalam laga tunda Liga Inggris 2021-22 kontra Leicester City. 

Duel Leicester vs Tottenham yang berlangsung di King Power Stadium, Kamis (20/1/2022) berkesudahan dengan skor 2-3 untuk kemenangan The Lily Whites. 

Sejatinya, Tottenham sempat tertinggal lewat gol Patson Daka (24').

Kendati sempat menyamakan kedukan melalui sontekan mendatar Harry Kane (38'), Tottenham kembali tertinggal saat James Maddison mencetak gol pada menit 76. 

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Tottenham Salip Arsenal Usai Menang Dramatis atas Leicester

Saat pertandingan sudah memasuki injury time babak kedua, Spurs terlihat akan pulang dengan tangan hampa. 

Namun, Steven Bergwijn muncul sebagai pahlawan klub London Utara tersebut. 

Winger asal Belanda mencetak dwigol pada menit 90+5 dan 90+7 dan memaksa pendukung Leicester City terdiam pada akhir laga. 

Seusai pertandingan, Conte merasa timnya memang pantas menang sejak awal pertandingan. 

Menilik statistik laga, Spurs memang tampil dominan. Mereka menguasai bola sebanyak 52% dan membuat 10 shots on targer dari total 27 percobaan. 

Leicester sendiri hanya membuat 4 tendangan tepat sasaran dari total 14 upaya. 

Baca Juga: Hasil Brentford vs Man United: Anthony Elenga Bantu Setan Merah Raih Tripoin

"Kemenangan besar. Sejujurnya saya pikir kami tidak pantas kalah dalam pertandingan. Hasil imbang pun bagi saya tidak adil," kata Conte usai pertandingan, dikutip dari BBC Sport. 

“Saya pikir kami memainkan permainan yang bagus, menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol dan tidak beruntung. Tetapi tim saya menunjukkan bahwa mereka tidak ingin menyerah dan sampai akhir kami harus berjuang."

"Kami menunjukkan keinginan besar untuk tidak kalah dalam pertandingan ini. Ini adalah pujian untuk pemain dan tim saya, bukan untuk saya."

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Fadhilah

Sumber : BBC Sport


TERBARU