> >

N'Golo Kante Memiliki Sisi Gelap yang Disukai Eks Rekan Satu Timnya di Chelsea

Kompas sport | 15 Juni 2021, 13:35 WIB
N'Golo Kante berhasil membawa Chelsea menjadi juara Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0. (Sumber: Twitter @ChelseaFC)

LONDON, KOMPAS.TV - Eks rekan satu tim N'Golo Kante di Chelsea, Cesc Fabregas mengungkapkan sisi gelap dari gelandang timnas Perancis itu. 

Kante berhasil menjadi salah satu penampil terbaik di lima liga top Eropa musim ini.

Selain membantu Chlesea finis di empat besar Liga Inggris, Kante menjadi aktor penting dalam kesuksesan The Blues merengkuh gelar Liga Champions 2020/21.

Dalam perjalanan menjadi juara Eropa, Kante tiga kali beruntun menjadi man of the match di dua leg babak semifinal, serta partai puncak menghadapi Manchester City. 

Baca Juga: Cesar Azpilicueta: N'Golo Kante Gelandang Terbaik di Dunia!

Pemenang Piala Dunia 2018 bersama timnas Perancis itu terkenal dengan pribadi yang baik. 

Akan tetapi, kepada The Telegraph, Fabregas mengungkapkan salah satu sisi gelap gelandang berusia 30 tahun. Meski demikian, Fabregas menyukai sisi gelap tersebut. 

"Semua orang tahu N'Golo adalah orang yang sangat baik," tulis Fabregas. 

"Akan tetapi, N'Golo memiliki sisi gelap kecil yang saya suka, yang mana masih saya lihat hingga sekarang saat saya tonton di televisi." 

"Dia tidak akan kehilangan emosi, tetapi, jika Anda lihat, Anda akan melihat bahwa dia tidak ragu untuk melanggar lawannya atau mendapatkan kartu kuning dan dia tidak akan meminta maaf atau menjadi baik kepada lawannya, dia hanya berjalan abai." 

Baca Juga: Sukses Bawa Chelsea Jadi Juara Liga Champions, Saatnya N'Golo Kante Raih Ballon d'Or?

"Saya menyukai ini dan ini menyematkan pesan untuk para lawan bahwa N'Golo tidak akan bersikap baik di atas lapangan. Untuk menjadi pemain top, Anda memerlukan hal tersebut," imbuh mantan kapten Arsenal. 

Karier Kante sendiri terbilang meroket. Dia sudah meraih 2 gelar Liga Inggris bersama Leicester City dan Chelsea, 1 gelar Liga Europa, serta 1 gelar Liga Champions. 

Trofi-trofi bergengsi tersebut didapatkan hanya dalam rentan kurang dari sewindu. Belum menghitung trofi paling presitisiusnya, Piala Dunia. 

Kini, Kante bakal memburu gelar Euro 2020 bersama timnas Perancis. Pada 2016 silam, Kante hanya mampu membantu Les Bleus menjadi runner up. 

Penulis : Gilang-Romadhan

Sumber : Kompas TV


TERBARU