> >

Masalah Keuangan, Presiden Inter Milan Minta Pemain dan Staf Tak Gajian Dua Bulan

Kompas sport | 11 Mei 2021, 05:33 WIB
Romelu Lukaku, Arturo Vidal, dan Roberto Gagliardini merayakan gol dalam laga Benevento vs Inter Milan di Stadion Ciro Vigorito, Rabu (30/9/2020) (Sumber: AFP via Kompas.com)

Tak hanya gaji, ada kabar pula bonus kesuksesan meraih gelar Serie A juga akan tidak dibayarkan. 

Namun, CEO Inter Beppe Marotta mengonfirmasi bonus tersebut tetap akan dibayarkan.

"Hari ini adalah waktu perayaan yang luar biasa bagi semua orang, benar bahwa Conte dan tim sangat menikmatinya," kata Marotta kepada Sky Sport usai kemenangan 5-1 atas Sampdoria, Sabtu. 

"Saya dapat dengan jelas mengatakan bahwa tidak ada ketegangan."

Baca Juga: Ashley Young Tak Habis Pikir MU Putuskan Jual Romelu Lukaku

"Tetapi saya dapat memastikan bahwa pembicaraan dengan pemain individu akan dimulai minggu depan untuk membahas dengan para pemain masalah sepak bola secara umum dan Inter sehubungan dengan pandemi yang telah menimbulkan begitu banyak masalah."

"Sementara itu, saya mengonfirmasi bahwa bonus akan dihormati dan dibayarkan karena itu adalah hasil dari pencapaian yang memang pantas didapatkan oleh seluruh tim teknis. Memang benar klub mengakuinya. Selebihnya, ini adalah snapshot tentang di mana sepakbola saat ini," kata Marotta lagi. 

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport dari Football Italia, Inter akan menghemat hingga 25 juta euro jika para pemain menyetujui permintaan dari dewan untuk tidak digaji selama dua bulan. 

Baca Juga: Raih Rekor Langka, Ashley Young: Jujur Saja, Ini Luar Biasa!

Sebelumnya pada pekan lalu, legenda Inter yang juga menjabat wakil presiden klub saat ini, Javier Zanetti mengakui klubnya memiliki masalah keuangan yang serius. 

Menurutnya lagi, Inter perlu beberapa tahun untuk menemukan kembali keseimbangan keuangan klub yang sedang krisis.

Penulis : Rizky-L-Pratama

Sumber : Kompas TV


TERBARU