> >

Pawai Kemenangan Pendukung Persija Dibubarkan Polisi

Kompas sport | 26 April 2021, 04:05 WIB
Warga Pendukung Persija merayakan gelar juara Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia. Setelah dua jam, kerumunan warga dibubarkan  polisi, pada Minggu (26/4). (Foto : KompasTV/Ardi Praseno)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kemenangan tim Persija Jakarta atas Persib bandung di Piala Menpora 2021, dirayakan ribuan suporter Persija dengan turun ke jalan-jalan ibu kota.

Sayangnya, dalam perayaan ini suporter tampak mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Setelah perayaan pendukung berlangsung sekitar 2 jam, pihak kepolisian akhirnya melakukan pembubaran paksa.

Berdasarkan pantauan KompasTV, konsentrasi  warga Jakarta pendukung Persija, tampak terlihat di Bundara Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat .

Di area tersebut para suporter berkeliling dengan konvoi sepeda motor, dan sebagian berjalan kaki. Massa mulai memadati  kawasan Bundaran HI pada pukul 23.30 WIB Sabtu (25/4/2021).

Mereka juga tampak menyalakan kembang api, sambil meneriakan yel-yel dukungan dan nyanyian untuk merayakan kemenangan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Bahkan sebagian suporter, nekat nyemplung ke kolam air mancur di Bundaran Hotel Indonesia.

Baca Juga: Pendukung Persija Jakarta Pawai di Jalanan Rayakan Gelar Juara Piala Menpora 2021

Berkumpulnya massa dalam jumlah ribuan ini menjadi perhatian petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pihak kepolisian. Mereka tampak juga berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Beberapa kali petugas tampak mencoba membubarkan massa yang mulai berkumpul sejak pukul 23.00 WIB, Sabtu (25/4/2021). Dengan pengeras suara, petugas menghimbau massa untuk meninggalkan kawasan Bundaran HI, agar tidak berkumpul karena berpotensi  mempermudah penyebaran virus Covid-19.

Namun ajakan petugas tersebut tampak tidak diindahkan warga. Mereka tetap memilih untuk merayakan kemenangan di kawasan itu, sambil bernyanyi, berjingkrak, berkonvoi dan menyalakan kembang api.

Penulis : Vidi Batlolone Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU