> >

Skala Prioritas Jadi Cara PBSI Antisipasi Padatnya Turnamen di 2021

Kompas sport | 1 Oktober 2020, 17:02 WIB
Kepala Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti (Sumber: PBSI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tampaknya telah bersiap mengantisipasi padatnya turnamen 2021.

Sejumlah ajang yang sedianya diadakan pada tahun ini, beberapa di antaranya diundur ke 2021.

Ajang tersebut antara lain, Piala Thomas dan Uber, Asia Open I, Asia Open II dan World Tour Finals.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Lanjutkan Pemusatan Latihan, di Kroasia, Ini Target Shin Tae-Yong

Selain itu, juga diselenggarakannya Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia. Olimpiade yang harusnya digelar tahun ini juga diundur ke tahun depan.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan PBSI, Susy Susanti, menegaskan akan memberlakukan skala prioritas dalam menentukan turnamen yang diikuti dan pemain yang dikirimkan.

“Antisipasi dari PBSI adalah pengaturan penetapan target dan pengiriman pemain, mana saja yang harus diutamakan,” katanya di laman resmi PBSI.

Baca Juga: Manchester United Sulit Datangkan Sancho, Dembele dan Cavani Jadi Alternatif

“Terutama mereka yang masih butuh poin ke Olimpiade, tentu akan beda dengan mereka yang sudah amankan ke olimpiade, seperti Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon), misalnya,” tambahnya.

Susy pun menegaskan para atlet harus mampu menjaga kondisi serta mempersiapkan diri secara maksimal.

Hal itu menurutnya harus dilakukan agar mereka bisa tampil sesuai harapan di setiap turnamen yang diikuti.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU