> >

Penularan Covid-19 Bukan Konspirasi, DKI Jakarta Paling Tinggi

Update corona | 28 Juli 2020, 20:03 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito (Sumber: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Lia Agustina)

JAKARTA, KOMPASTV – Terhitung pada Selasa (28/07/2020), Jumlah konfirmasi positif corona mencapai angka 102.051 kasus.

Penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 berjumlah 1.748.

Jumlah tertinggi teridentifikasi di DKI Jakarta dengan penambahan 409 kasus, Provinsi Jawa Timur 313, Jawa Tengah 185, Sulawesi Selatan 132 dan Jawa Barat 128 kasus.

Baca Juga: Update Corona 28 Juli: 102.051 Positif, 60.539 Sembuh, 4.901 Meninggal

"Seperti yang kita lihat bersama, kasusnya semakin lama semakin meningkat, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, dan sudah banyak korban yang berjatuhan, banyak tenaga kesehatan yang gugur, bukan hanya di Indonesia tapi juga di tempat lain di dunia," ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito saat konferensi pers di Media Center, Graha BNPB, Jakarta, pada Selasa (28/7).

Melihat data tersebut ia menegaskan bahwa kasus Covid-19 tak bisa dipandang sebelah mata, apalagi dinillai sebagai konspirasi.

Dikutip dari rilis berita BNPB, Wiku berpesan setiap individu untuk memberikan pesan yang baik kepada publik.

Ia mengharapkan siapa pun sebagai figur publik untuk menjaga dan menyampaikan pesan kepada masyarakat berdasarkan data dan informasi yang benar, dari sumber terpercaya. 

Baca Juga: Update Covid-19: Hari Ini Penambahan 1.748 Kasus, Sembuh 2.366

"Ini menjadi tugas kita bersama untuk bersatu melawan COVID-19 agar bangsa kita bisa selamat," ujar Wiku. 

Dalam hal ini pemerintah terus suarakan kepada masyarakat akan pentingnya mengenakan masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan, agar diri terlindung dari virus corona.

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV


TERBARU