> >

Sapi Qurban Jokowi, Si "Puang Tedong" Dijaga Siang Malam dan Tidur Beralaskan Karpet Mewah

Sosial | 26 Juli 2020, 17:52 WIB
Sapi berbobot 1,2 ton ini dipilih dan dibeli Presiden Joko WIdodo (Jokowi) sebagai sapi qurban untuk dipersembahkan kepada warga Sulawesi Barat pada hari raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) mendatang. Sapi ini milik peternak Rahman Takka saat ditemui di kandang sapi Rahman di Rea Barat, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (19/7/2020). (Sumber: Kompas.com/Junaedi)

KOMPAS.TV - Jelang hari raya Idul Adha, salah satu sapi yang dibeli Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, harus diperlakukan secara khusus.

Baca Juga: Presiden Jokowi sudah Beli Sapi Kurban untuk Idul Adha nanti, Bobot Sapi 1 Ton Harganya 90 Juta

Menurut pemiliknya, Rahman Takka, sapi berwarna hitam kecoklatan dengan bobot 1,2 ton itu sampai diberi alas karpet seharga RP 2 juta agar bisa tidur nyenyak.

Bahkan, tak hanya karpet mewah, peternak sapi dari pribumi setempat itu juga menggelar ronda rutin setiap malam demi menjaga dan mengawasi sapi yang dijuluki si "Puang Tedong" tersebut.

“Ada banyak upaya yang saya lakukan agar "Puang Tedong" tetap sehat dan bisa diserahkan utuh ke Presiden Jokowi. Saya sudah beri dua lembar karpet hitam, menjaga mandi, dan makannya tiga kali sehari. Ini bukan hanya soal harganya yang fantastis dan membuat saya senang, lebih dari itu saya bangga karena sapi kesayangan saya dibeli orang penting,” ujar Rahman saat ditemui Kompas.com, Minggu (26/7/2020). 

Kepala Dinas Peternakan Polewali Mandar, Hassani memastikan, sapi yang memiliki ketinggian 1,68 meter dan panjang 1,86 meter tersebut sudah menjalani tes kesehatan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pilih Sapi Limosin 1,3 Ton untuk Dikurbankan

Sapi yang dibeli Jokowi dengan harga Rp 89 juta tersebut sangat layak untuk dijadikan qurban pada hari raya Idul Adha mendatang.

Hassani menambahkan, sejak Presiden Jokowi rutin menggelar qurban di Sulawesi Barat, hal itu memacu semangat para peternak sapi untuk bekerja.

Maklum, menurut Hassani, para peternak itu berharap sapi terbaiknya dapat dipilih dan dibeli oleh Presiden Republik Indonesia atau orang nomor satu di Indonesia.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU