> >

Oknum Pilot yang Terlibat Narkoba Sudah Dipecat, Dirut Garuda: Tidak Ada Toleransi

Hukum | 19 Juli 2020, 06:20 WIB
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kantor Garuda Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (11/6/2020). (Sumber: Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di kantor Garuda Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (11/6/2020). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA )

JAKARTA, KOMPASTV – Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama anak usahanya Citilink Indonesia telah menindak tegas oknum pilot yang terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba dengan memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyatakan keputusan pemberian sanksi tegas tersebut setelah hasil pemeriksaan oknum pilot tersebut terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Pemeriksaan oknum pilot tersebut, sambung Irfan merupakan koordinasi PT Garuda Indonesia dengan kepolisian.

Baca Juga: 3 Pilot Ditangkap Polisi Pakai Sabu-sabu, 2 di Antaranya Bekerja di Perusahaan BUMN

"Dapat kami sampaikan bahwa perusahaan telah menerapkan sanksi PHK terhadap oknum pilot tersebut," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan resminya Minggu (19/7/2020).

Irfan menegaskan kebijakan memecat pilot tersebut merupakan bentuk komitmen tegas perusahaan. Garuda bersama Citilink tidak memberikan toleransi terhadap karyawan yang melakukan penyalahgunaan narkotika.

Bahkan, sambung Irfan, Sabtu (18/7/2020) kemarin pihaknya telah melaksanakan Drug and Alcohol Management Program (DAMP) melalui random check tes rapid urine Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) terhadap lebih dari 122 awak pesawat dan petugas operasional di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Irfan menjelaskan langkah tersebut sebagai wujud perhatian serius dan upaya berkelanjutan yang dilaksanakan Garuda Indonesia dalam menjamin aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Catherine Wilson Minta Maaf

Khususnya melalui upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan minuman beralkohol di lingkungan perusahaan,

"Secara berkala Garuda Indonesia Group juga melakukan pemeriksaan narkoba kepada seluruh karyawannya sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja sekaligus untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa Garuda Indonesia," ujar Irfan.


 

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU