> >

Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam Bakal Berdiri di Lahan Reklamasi Ancol

Politik | 3 Juli 2020, 16:41 WIB
Lokasi perluasan daratan Ancol yang nantinya akan dibangung Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam. (Sumber: KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

JAKARTA, KOMPASTV – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk memanfaatkan lahan hasil reklamasi di kawasan Taman Impian Jaya Ancol untuk kepentingan publik.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah menjelaskan salah satu bangunan yang bakal berdiri di lahan seluas 120 hektar itu diantaranya museum sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam serta pembangunan tempat bermain anak.

Acara peletakan batu pertama museum juga telah dilaksanakan oleh Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan pada Februari 2020 lalu.

Baca Juga: Ini Alasan Pemprov DKI Jakarta Keluarkan Izin Reklamasi Tempat Wisata Ancol

“Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memanfaatkan tanah hasil perluasan secara transparan dan mengutamakan kepentingan publik,” ujar Saefullah dalam jumpa pers di Balai Kota yang disiarkan melalui kanal Youtube Pemprov DKI, Jumat (3/7/2020).

Saefullah menambahkan selain pembangunan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, reklamasi di Ancol timur itu juga memberi manfaat bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.

Sebab tanah hasil pengerukan 13 sungai dan lima waduk di Jakarta digunakan untuk reklamasi Ancol.

Pemprov juga menyatakan reklamasi Ancol juga memberi manfaat bagi pembanguan MRT, sebab tanah hasil pengerukan akan digunakan sebagai bahan perluasan lahan.

Baca Juga: Anies Baswedan Izinkan Reklamasi Ancol, PSI: Ini Bertolak Belakang dengan Janji Kampanye

“Jadi (reklamasi Ancol) turut membantu wilayah warga agar tidak kembali banjir pada saat musim hujan. (Reklamasi) ini juga bermanfaat dalam pengembanan MRT yang akan sampai ke Ancol,” ujar Saefullah.

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU