> >

Buronan Harun Masiku Diduga Tewas Dibunuh agar Tak Buka Suara, KPK: Penyidikannya Masih Jalan

Berita kompas tv | 12 Mei 2020, 20:52 WIB
Caleg DPR Dapil I Sumatera Selatan dari PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku (Sumber: KPU.go.id)

Baca Juga: Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag2)

"Artinya kan itu kan ada lagi komitmen Harun untuk nambal Rp600 juta. Dan itu nampaknya Harun Masiku juga bohong tidak menyediakan uang itu," tutur Boyamin.

Hal itu diduga dilakukan Harun karena ia tak memiliki banyak uang. Tak selesainya sejumlah transaksi itu, Boyamin menambahkan, menyebabkan ada petinggi yang ingin menghabisi nyawa Harun Masiku.

"Karena memang setahu saya dia enggak punya duit," kata Boyamin.

"Dari sinilah mungkin banyak orang geram, jadi nampaknya ini orang yang mengurusi pun, yang enggak enak bandar politisnya yang berkepentingan dia (Harun) jadi DPR pun tampaknya juga ditipu."

Lebih lanjut, Boyamin menyebut dugaan pembunuhan terhadap Harun Masiku itu dilakukan untuk membungkam politisi PDIP itu agar tak membuka kasus korupsi pejabat yang lain.

Baca Juga: Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag3)

"Jadi kemudian pada posisi inilah kemudian banyak orang yang berkeinginan 'Udahlah, dia mati aja lebih baik daripada nanti buka-buka'.Karena dia ke mana-mana nampaknya juga tidak beres," ujar Boyamin.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, menegaskan proses penyidikan terhadap Harun tetap berlanjut meski yang bersangkutan masih berstatus buron.

"Sejauh KPK tidak memperoleh informasi dan bukti yang valid bahwa tsk HAR telah meninggal. Penyidikan perkaranya saat ini masih terus berjalan sekalipun tersangka belum tertangkap," kata Ali seperti dikutip Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Ali menambahkan, KPK bersama Polri juga masih terus memburu keberadaan Harun yang merupakan tersangka kasus suap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan tersebut.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU