> >

Ratusan WNI Tertahan di India, Ini Tanggapan Muhammadiyah

Berita kompas tv | 16 April 2020, 19:51 WIB
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu`ti (Sumber: istimewa)

Hal tersebut sangat penting guna memutus rantai penularan dan mencegah kasus impor (Covid- 19 imported cases).

Perkembangan kebijakan di mana bandara-bandara di Indonesia masih terbuka bagi negara sahabat yang ingin mengevakuasi warga negaranya. 

Di saat yang sama, Pemerintah Indonesia meminta negara lain memfasilitasi kepulangan WNI yang berada di luar negeri ke tanah air, bagi mereka yang memenuhi prosedur kesehatan yang ditetapkan oleh WHO.

Baca Juga: Soal Larangan Mudik, Begini Pendapat PP Muhammadiyah

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 123 orang yang datang dari berbagai tempat berkumpul di masjid-masjid di Kota Hindupuram, India. 

Mereka tidak bisa ke mana-mana karena kebijakan lockdown dan mereka saat ini sedang menjalani tes Covid-19.

Kementerian Luar Negeri RI mengatakan, ada 17 dari 27 anggota JT asal Indonesia menderita Covid-19 di India. Mereka saat ini masih menjalani perawatan. 

"Sebanyak 17 dalam masa perawatan dan 10 sudah dinyatakan sembuh," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, Kamis lalu (9/4/2020).

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU