> >

Seluruh Korban Susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi Sudah Ditemukan

Berita kompas tv | 23 Februari 2020, 16:05 WIB
Siswa SMPN 1 Turi berkegiatan pramuka susur sungai Sempor, Sleman (21/2/2020) (Sumber: Istimewa)

SLEMAN, KOMPASTV - Jumlah korban jiwa kegiatan susur sungai SMPN 1 Turi mencapai 10 siswa. Dua korban terakhir ditemukan pada pukul 05.30 WIB dan 07.05 WIB. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menjelaskan setelah ditemukannya dua korban terakhir, maka proses pencarian yang dilakukan tim gabungan berakhir.

Adapun proses pencarian siswa SMPN 1 Turi dilakukan sejak Jumat (21/2/2020) malam.

"Dengan sudah ditemukannya seluruh korban maka operasi SAR dinyatakan selesai hari ini dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke masing-masing unsur," kata Komandan Operasi SAR Sungai Sempor 2020, Asnawi, dikutip pada rilis dari BNPB, Minggu (23/2/2020).

Baca Juga: Guru SMPN 1 Turi Sleman Jadi Tersangka Kasus Susur Sungai Sempor

Dua koran jiwa terakhir bernama Yasinta Bunga (13) dan Zahra Imelda (12). Adapun delapan pelajar lain korban jiwa dalam kejadian susur Sungai Sempor yang sebelumnya ditemukan yakni, Sovie Aulia (15), Arisma Rahmawati (13), Nur Azizah (15), Lathifa Zulfaa (15). 

Kemudian Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (14), Evieta Putri Larasati (13), Faneza Dida (13), Nadine Fadilah (12).

Data keseluruhan siswa korban tewas dan luku-luka dalam peristiwa tersebut yakni, total siswa 249 dengan komposisi kelas VII sebanyak 124 siswa dan kelas VIII sebanyak 125 siswa.

Siswa yang selamat berjumlah 216 siswa serta 23 siswa mengalami luka berat. Sementara korban meninggal dunia mencapai 10 siswa.

Baca Juga: Kronologi Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Terseret Arus

Peristiwa ratusan siswa terseret arus sungai Sempor di Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman terjadi pada pukul 16.00 WIB, Jumat (21/2/2020).

Saat itu 249 siswa SMPN 1 Turi, Sleman mengikuti kegiatan susur sungai. Kegiatan yang dilakukan pada pukul 15.00 WIB itu mendadak menjadi sebuah bencana saat arus Sungai Sempor yang awalnya tenang berubah deras.

 

Penulis : Johannes-Mangihot

Sumber : Kompas TV


TERBARU