> >

Bantu Polri Amankan Mudik 2024, TNI Siapkan 67.945 Prajurit, Kapal Perang hingga Pesawat Hercules

Peristiwa | 3 April 2024, 16:50 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat (15/3/2024) memeriksa kesiapan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Muhibah/Port Visit ke Mesir Tahun 2024 yang mengantarkan bantuan ke Mesir untuk rakyat Palestina di Gaza. (Sumber: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - TNI akan ikut membantu Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik di masa libur lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan, TNI menyiapkan 67.945 personel untuk perbantuan Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2024. 

Selain itu, TNI juga mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam pengamanan mudik. Seperti TNI AU menyiapkan pesawat Hercules C-130 apabila dibutuhkan.

Untuk darat, TNI menyiapkan bus dan truk dan mobil-mobil derek dan ambulans di setiap wilayah.

TNI AL juga menyiapkan satu Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) berjenis kapal landing platform dock (LPD) untuk melayani mudik gratis bagi pemotor dengan rute Jakarta-Semarang-Surabaya pada Jumat (5/4/2024). 

Baca Juga: Selama Mudik, PT Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol hingga 20 Persen! Catat Tanggalnya

"Jadi KRI yang bisa mengangkut 500 personel dengan membawa sepeda motor dari Jakarta menuju Semarang dan Surabaya," ujar Agus saat apel gelar pasukan Ketupat 2024 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).

Dalam pengamanan arus mudik dan balik, Polri telah menyiapkan 5.784 pos yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu untuk mudik Lebaran 2024. 

Pos-pos ini dimaksudkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan, utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas dan bencana alam serta di pusat-pusat keramaian. 

"Tentunya pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pelayanan optimal," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Monas, Rabu.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU