> >

Anggota Komisi II DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Angkat Honorer daripada Rekrut Fresh Graduate

Politik | 18 Januari 2024, 11:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS TV - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta kepada pemerintah untuk memprioritaskan pengangkatan honorer daripada merekrut aparatur sipil negara (ASN) dari para mahasiswa yang baru lulus kuliah atau fresh graduate. 

Ia menjelaskan, solusi yang tepat adalah dengan menetapkan perbedaan passing grade antara yang fresh graduate dan mereka yang berusia lanjut.

Baca Juga: Komisi II DPR Minta Kebijakan Honorer Kerja 5 Tahun Langsung Diangkat PPPK Segera Direalisasikan

"Namun memang di dalam aturan setiap ASN, setiap masyarakat yang ingin jadi ASN harus dites. Cuma tes yang akan dibuat itu oleh pemerintah harus dibagi dua. Jangan disamakan,” kata Guspardi kepada wartawan, Kamis (18/1/2024). 

Politikus PAN itu menyebut para honorer sudah banyak yang menerima janji kosong untuk diangkat menjadi ASN. 

“Orang yang sudah lama mengabdi, contoh tenaga honorer kategori-2 (K2). Saya berharap K2 itu (diangkat karena) janji pemerintah. Kalau janji itu utang, utang harus dibayar."

"Artinya yang K2 tidak perlu pakai tes, itu yang pertama. Yang kedua, mereka-mereka yang sudah menjadi honorer, ada yang 10 tahun, 20 tahun, dan lain sebagainya,” ujarnya. 

Terkait pembedaan passing grade ini, kata dia, karena ada kekhawatiran para honorer yang sudah berusia lanjut ini akan sulit bersaing dengan para fresh graduate.

“Oleh karena itu, tentu harus bentuk tesnya ini harus dibedakan dengan anak-anak yang baru saja tamat dari kuliah. Oleh karena itu, passing grade-nya juga harus dibedakan. Kemudian modul ataupun sistem bentuk dari pertanyaan-pertanyaan juga harus dibedakan,” katanya.

Guspardi menjelaskan pengalaman para honorer yang sudah lama mengabdi juga harus menjadi pertimbangan mereka untuk diangkat menjadi ASN. 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU