> >

Evakuasi Pesawat Super Tucano yang Jatuh di Lereng Bromo Diharap Tuntas 1 Minggu

Peristiwa | 20 November 2023, 10:01 WIB
Warga berada di dekat bangkai pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU yang mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/11/2023). (Sumber: Umarul Faruq/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) R. Agung Sasongkojati menyatakan bahwa evakuasi badan dua pesawat EMB-314 Super Tucano yang jatuh di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur diharapkan selesai dalam waktu satu minggu.

Agung menyampaikan bahwa proses evakuasi bangkai pesawat masih berlangsung. Namun, proses evakuasi terkendala cuaca buruk dan lokasi jatuhnya pesawat yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl.

"Pesawat dipotong-potong beberapa bagian agar mudah diangkut melalui jalan darat, karena jalan udara dengan helikopter tidak menjadi opsi," kata Agung.

Baca Juga: Daftar 60 Perwira Tinggi TNI yang Dimutasi, Kapuspen: Perombakan Sudah Melalui Mekanisme Ketat

Tim investigasi dari Pusat Kelaikan dan Keselamatan Terbang Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau) dan Skuadron Teknik (Skatek) Lanud Abdulrachman Saleh sendiri telah tiba di lokasi pada Jumat (17/11).

Tim investigasi pun telah mengambil data dan perangkat video data recorder/network centric data cartridge (VDR/NCDC) dari dua pesawat yang jatuh. Perangkat-perangkat itu menyimpan data teknis terkait pesawat serta video sekitar pesawat saat terbang.

"Meskipun NCDC bisa dibaca, tetapi khusus flight recorder dari pesawat harus dikirim terlebih dahulu ke luar negeri untuk dibaca. Untuk itu, kita perlu waktu untuk menganalisis karena harus dikirim dulu," kata Agung dukutip Antara.

Sebelumnya, dua pesawat EMB-314 Super Tucano TNI AU mengalami kecelakaan di kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Tengger, Semeru saat menjalani profisiensi latihan formasi bersama dua unit Super Tucano lainnya.

Kadispenau Agung menyatakan bahwa empat peswat itu lepas landas dari Lanud Abdulrachman Saleh dalam kondisi baik. Namun, kemudian dua pesawat dengan nomor registrasi TT-3111 dan T-3103 mengalami kecelakaan. Keempat kru yang bertugas gugur dalam tugas.

 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Antara


TERBARU