> >

Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Investasi Bodong yang Diteriaki Histeris oleh Wanita di DPR

Hukum | 13 April 2023, 17:02 WIB
Kabareskrim Polri. Polisi telah menetapkan empat tersangka pada kasus penembakan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, termasuk Irjen Pol Ferdy Sambo. (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak Bareskrim Polri mengambil alih kasus investasi bodong berkedok koperasi yang sempat diteriaki histeris oleh seorang wanita di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Diketahui wanita bernama Sri Hartiningsih sempat berteriak kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI pada Rabu (12/4/2023) kemarin.

Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Minta Kabareskrim Tindaklanjuti Laporan Ibu yang Teriak Histeris di DPR

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, upaya mengambil alih kasus investasi bodong tersebut dilakukan berdasarkan hasil rapat bersama.

Diketahui, rapat yang berlangsung pada hari ini, Kamis (13/4/2023) dilakukan antara penyidik Polri yang menangani dari awal perkara tersebut dengan Bareskrim Polri, termasuk para korban.

“Keputusan rapat tadi demikian agar bisa ditangani secara komprehensif,” kata Agus di Jakarta pada Kamis.

Menurut Agus, peristiwa penipuan investasi bodong ini terjadi di sejumlah provinsi, sehingga untuk mempermudah merekonstruksi perkaranya lebih komprehensif, maka ditarik ke Bareskrim Polri.

“Kejadian lintas provinsi itu, menurut saya lebih tepat ditarik ke Bareskrim agar lebih pas merekonstruksikan,” ujar jenderal bintang tiga tersebut.

Baca Juga: Rapat Kapolri dan Komisi III DPR Diwarnai Teriakan Histeris Seorang Perempuan

Terkait pengakuan korban tentang laporannya yang sudah dilayangkan tetapi tidak diproses Bareskrim Polri, Agus menyatakan, laporan tersebut berjalan dan sedang diproses penyidik.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU