> >

Awal Mula Perkenalan Korban dengan Pelaku Mutilasi Koper Merah, Sempat Tinggal Bareng 4 Bulan

Kriminal | 18 Maret 2023, 16:54 WIB
Koper merah berisi potongan tubuh manusia ditemukan di Desa Singabangsa, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/3/2023). (Sumber: ANTARA)

BOGOR, KOMPAS.TV - Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan fakta baru mengenai kasus pembunuhan dan mutilasi dalam koper merah yang kini tengah menyita perhatian publik.

Iman menjelaskan, korban yang berinisial R (43) merupakan warga Medan yang berdomisili di Tangerang dan bekerja sebagai translator atau penerjemah bahasa Mandarin. Sementara, pelaku berinisial AD (35) bekerja sebagai driver ojek online.

Disinggung soal perkenalan antara korban dan pelaku, Iman mengatakan bahwa keduanya bertemu untuk pertama kalinya pada bulan Desember 2022.

Baca Juga: Polisi: Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Merah Membunuh setelah Korban Minta Dilayani

Saat itu, R tengah memesan ojek online. Rupanya, driver ojek online yang dipesan adalah AD. R yang merasa nyaman dengan cara AD mengemudikan kendaraan merasa senang hingga menjadi langganan.

“Perkenalan korban pertama kali pada empat bulan lalu, pada bulan Desember, di mana di korban sedang menunggu ojek dan mendapatkan sopir, yakni si pelaku,” kata Iman dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Sabtu (18/3/2023), dikutip dari Breaking News Kompas TV.

“Di situ perkenalan pertama, korban merasa nyaman dengan cara menyopir si pelaku. Akhirnya dipakai menjadi langganan dan dipakai menjadi sopir pribadi,” sambung dia.

Selama empat bulan terakhir, R dan AD rupanya tinggal bersama di sebuah apartemen di wilayah Cisauk, Tangerang. 

“Beberapa kali memang tinggal bersama di tempat si korban,” ungkap Iman.

Baca Juga: Terungkap, Korban Mutilasi dalam Koper Merah sempat Tinggal Bersama Pembunuhnya Selama 4 Bulan

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari penemuan koper merah berisi mayat di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (15/3/2023).

Mayat dalam koper merah itu ditemukan oleh warga yang melintas di pinggiran jalan Kampung Baru.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi menjelaskan bahwa mayat itu meninggal dunia kurang dari 12 jam sebelum ditemukan oleh warga.

Melansir Tribunnews, polisi telah berhasil mengamankan pelaku yang hendak melarikan diri ke Yogyakarta. Pelaku diamankan oleh Satreskrim Polres di wilayah Jawa Tengah pada Jumat (17/3).

 

 

 

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU