> >

Anies Baswedan: Bayangkan Ada Petinggi Nyatakan Mari Ubah Konstitusi, di Posisi Kunci Menko

Peristiwa | 17 Maret 2023, 05:31 WIB
Anies Baswedan saat beri keteranga pers usai dialog KAHMI Jaya, Kamis (16/3/2023) (Sumber: Kompas.com/ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan heran dan kritik ada seorang petinggi negara yang disebutnya setaraf menteri koordinator (menko) secara terbuka menyatakan dukungan agar bisa ubah konstitusi. 

Anies pun heran dan mengaku tidak pernah membayangkan bahwa dukungan untuk mengubah konstitusi malah disampaikan secara terbuka di hadapan publik oleh seorang pejabat tigggi negara.

Hal itu diutarakan bakal calon Presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan itu dalam acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan KAHMI Jaya di Ancol, Jakarta, Kamis (16/3/2023) malam. 

Awalnya Anies bicara soal banyaknya pertanyaan terkait demokrasi, apakah menurun atau tidak saat ini jelang Pilpres 2024. 

Lantas, Anies pun mulai lancarkan kritik atas fenomena yang ia lihat. 

"Kita tak bisa bayangkan ada petinggi menyatakan 'mari kita ubah konstitusi', tak pernah kita bayangkan. Kalau pun ada, itu pertemuan ruang-ruang tertutup, bukan?" kata Anies

"Tapi di ruang terbuka mengatakan itu, enggak pernah terbayang," tambahnya. 

"Kok ada orang yang berada dalam posisi kunci, posisi kunci ini, menko, mengatakan mengubah konstitusi dengan jumlah orang berapa banyak orang yang mau mendukung," imbuh Anies.

Baca Juga: PKS Tunggu Langkah PDIP soal Cawapres Anies Baswedan: Kalau Enggak Cepat, Ya Tidak Kebagian

Meskipun mengkritik, Anies pun menilai demokrasi di Indonesia tidak turun.

 "Ini adalah bukan menurun kualitas demokrasi, kualitas demokrasi kita tidak turun, hanya orang-orang yang commit pada demokrasi itu makin berani mengungkapkan pikirannya secara terbuka, tidak tabu," kata dia.

Maka dari itu, ia menilai praktik ubah konsitutusi harus dilawan demo menyelamatkan semangat reformasi 1998.

"Yang kita butuhkan hanyalah fair play, yang kita butuhkan hanyalah kesetaraan kesempatan, yang kita butuhkan adalah kenetralan dari yang memegang kewenangan," ujar Anies.

Saat diwawancarai selepas acara, Anies pun ditanya soal nama menteri koordinator yang ia maksud. Tapi ia enggan menjawab nama secara definitif. 

"(Pernyataan di acara) itu saja dipakai," kata dia dilansir kompas.com.

Baca Juga: Soal Siapa Cawapres bagi Anies Baswedan, PKS: Bisa Saja dari Luar koalisi untuk Kemenangan

Adapun Anies Baswdan kini didukung oleh minimal 4 parpol peserta pemilu 2024. 

Ada calon Koalisi Perubahan yang terdiri dari PKS, Demokrat dan Nasdem. Satu lagi belakangan ia resmi dapat dukungan dari Partai Ummat yang didirikan politisi senior Amien Rais. 

 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/kompas.com


TERBARU