> >

Teddy Minahasa Sebut Dody Prawiranegara Sering Sisihkan Sabu Hasil Tangkapan untuk Diisap Sendiri

Hukum | 16 Maret 2023, 19:19 WIB
Kolase AKBP Dody Prawiranegara dan Irjen Teddy Minahasa. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba jenis sabu oleh penyidik Polda Metro Jaya. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa menyebut anak buahnya, mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, sering mengisap sabu-sabu hasil pengungkapan kasus narkoba.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Teddy Minahasa saat menjalani persidangan lanjutan kasus peredaran narkoba jenis sabu di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Terbongkar Skema Penipuan Investasi Robot Trading Wahyu Kenzo: Pakai Uang Member untuk Bayar Member

Teddy Minahasa menyampaikan demikian menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Jon Sarman Saragih yang bertanya soal perintah penggantian sabu-sabu dengan tawas.

“Ada istilah ‘ganti sebagian dengan tawas atau trawas’. Itu benar perintah terdakwa atau terdakwa yang buat narasi itu?” kata Hakim Jon dalam persidangan.

Menanggapi pertanyaan itu, Teddy Minahasa membenarkan bahwa itu merupakan perintah yang berasal darinya kepada AKBP Dody Prawiranegara.

“Benar, tapi maksud saya itu tawas bukan trawas, ditambah emoji orang tertawa,” ujar Teddy. 

Setelah itu, Hakim Jon kembali bertanya maksud Teddy Minahasa memberikan perintah untuk menukar sabu dengan tawas kepada Dody Prawiranegara.

Baca Juga: Mengulangi Pertanyaan yang Sama ke Ahli, Hotman Paris Kena Tegur Hakim

“Maksud Saudara (Teddy Minahasa) apa itu? Saya minta Saudara jujur untuk sekali saja,” ucap Hakim Jon.

Teddy Minahasa lantas menjelaskan maksudnya memerintahkan Dody Prawiranegara untuk menukar sabu dengan tawas, yakni hendak menguji kejujuran anak buahnya itu.

Sebab, Teddy merasa ragu atas kejujuran Dody Prawiranegara terkait sabu-sabu yang diamankan dengan yang dimusnahkan, karena jumlahnya berbeda. 

“Pertama maksudnya untuk menguji Saudara Dody, karena ada kejanggalan perhitungan (jumlah sabu-sabu), apakah dia bermain-main atau tidak?” ujar Teddy Minahasa.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU