> >

Respons Golkar Terpopuler di Survei Litbang Kompas: Singgung Ridwan Kamil dan Pakde Karwo

Rumah pemilu | 21 Februari 2023, 18:16 WIB
Momen Ridwan Kamil sebagai kader Partai Golkar bersama ketum Airlangga Hartanto (Sumber: KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Partai Golkar terus fokus mendapatkan segmen baru pemilihnya menuju perhelatan pemilu 2024.

Caranya dengan optimalkan mesin partai dan kader, serta tokoh-tokoh yang baru gabung seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga Soekarwo atau Pakdhe Karwo yang Mantan Gubernur Jatim. 

Hal itu diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily sebagai respons terhadap hasil Survei Litbang Kompas pada Januari 2023 yang dirilis hari ini, Selasa (21/2/2023).

Survei Litbang Kompas menyebutkan, Golkar jadi parpol dengan tingkat popularitas tertinggi.

Pada Survei Litbang Kompas itu, Golkar mendapatkan popularitas  86,3 persen, lebih tinggi dibandingkan  PDI-P 86,2 persen dan Demokrat 84 persen, serta Gerindra 79 persen dan Nasdem 73,7 persen

Menurut Ace, pihaknya bakal fokus untuk swing voters dan memaksimalkan tokoh-tokoh tersebut.

Selain tentu saja buat program yang langsung kena ke masyarakat. 

”Tentu kami juga menawarkan program-program yang dibutuhkan masyarakat. Program yang ditawarkan dan difokuskan pada pemulihan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” katanya, dilansir dari kompas.id

Selain jadi terpopuler di antara para parpol, secara elektabilitas dalam survei Litbang Kompas bertajuk Survei Kepemimpinan Nasional (SKN), itu Golkar termasuk partai disorot lantaran mampu merangsek ke partai tiga besar. 

Golkar mendulang elektabilitas 9,0 persen, berada di bawah Gerindra 14,3 persen dan  PDI-P yang tertinggi dengan elektabilitas 22,9 persen. 

Baca Juga: Survei Litbang Kompas: Meski Elektabilitas PDI-P Tertinggi, Popularitasnya di Bawah Golkar

Ace lantas menyebut, Golkar terus melakukan rekrutmen kader, terutama generasi muda untuk berpartisipasi aktif melalui Partai Golkar jelang pemilu 2024. 

Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan penggunaan media sosial untuk terus membentuk citra yang positif tentang Golkar.

”Kami juga akan mengoptimalkan tokoh-tokoh publik yang telah bergabung dengan Golkar, seperti figur Kang Emil atau Ridwan Kamil, untuk menyosialisasikan Golkar," paparnya. 

"Di Jawa Timur, kami juga punya tokoh seperti Pakde Karwo, mantan Gubernur Jawa Timur yang sudah bergabung dengan Partai Golkar,” tambah Ace. 

Baca Juga: Meroket di Survei Litbang Kompas, Nasdem: Ada Berkah Anies, Kami Tetap Kerja Keras

Adapun dalam survei bertajuk Survei Kepemimpinan Nasional itu, PDIP meraih elektabilitas 22,9 persen, disusul Gerindra 14,3 persen, lalu Golkar 9,0 persen, Demokrat 8,7 persen, dan Nasdem 7,3 persen.

Di posisi ke-6 ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 6,1 persen, selanjutnya ada PKS 4,8 persen, lalu Perindo 4,1 persen, PPP 2,3 persen, dan PAN 1,6 persen.

Kemudian Partai Hanura, PBB, dan PSI masing-masing mendapat elektabilitas 0,5 persen.

Lalu ada juga pilihan lainnya sebesar 0,5 persen dan tidak tahu atau rahasia 16,8 persen.

Survei Litbang Kompas tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka dan diselenggarakan pada 25 Januari hingga 4 Februari 2023.

Sebanyak 1.202 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian ± 2,83 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV/kompas.id


TERBARU