> >

Makna di Balik Gandengan Tangan Gibran dengan Megawati Menurut Pakar: Bukan Kader Sembarangan

Politik | 1 Februari 2023, 10:09 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka turut menyambut kedatangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang, Senin (30/1/2023). (Sumber: TribunSolo.com/Dok Humas Pemkot Surakarta. )

Itu sebabnya, gandengan tangan Megawati pun memunculkan spekulasi mengenai kelanjutan langkah politik Gibran.

Namun, Gibran enggan menjawab isu tersebut. Ia mengaku belum memastikan bagaimana langkah politiknya pada tahun 2024.

Namun, Gibran menyebut telah memperoleh sejumlah arahan dari Megawati selaku ketua umum partai tempatnya bernaung.

Menurut Gibran, arahan dari Megawati itu juga menyinggung soal politik. Ketertarikan adik Gibran, Kaesang Pangarep, untuk terjun ke dunia politik juga disinggung.

“Sing penting wis ketemu Ibu, uwis (yang penting sudah bertemu Ibu, sudah). Kemarin sudah cukup. Singkat, padat, dan jelas,” kata Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo.

Ia mengaku tak hanya menganggap Megawati sebagai pemimpin partai. Baginya, Megawati sudah seperti ibu dan neneknya sendiri. Apalagi, momen bergandengan tangan keduanya bukan terjadi sekali saja.

Kejadian serupa sempat tertangkap kamera di sela-sela acara tasyakuran pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada Desember 2022 lalu.

“Beliau sudah seperti ibu dan eyang saya sendiri. Pokoknya, tugasku kalau beliau ke sini, saya mengantar dan mendampingi,” kata Gibran.

Sebagaiman diketahui, momen Megawati menggandeng tangan Gibran terjadi setelah keduanya menghadiri pelantikan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, Senin (30/1/2023), di Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, wajah Gibran terlihat semringah.

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Kompas.id


TERBARU