> >

Kemunculan Figur Aki Banyu dan Sistem MLM jadi Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Kriminal | 25 Januari 2023, 05:12 WIB
Kolase tiga tersangka pembunuhan berencana di Bekasi dan Cianjur, Dede Solehudin (kiri), Wowon Erawan (tengah), dan Solihin alias Duloh (kanan). (Sumber: Tribunnews)

Sedangkan Siti dan Noneng di dorong ke laut, karena mendapat perintah sesat yakni meloncat ke laut sebagai jalan untuk kaya.

"Keterangan tersangka (Wowon) saya yang suruh apabila ingin meraih sukses silahkan cebur ke laut. Itu dari Aki Banyu, pada saat kita tangkap handphone atas nama Aki Banyu dipegang Wowon," ujar Hengki. 

"Yang terjun di (laut) Bali itu bukan hanya Siti tapi juga Noneng. Ini hasil konfirmasi kami dengan Polres Karangasem, Bali," sambung Hengki.

Wowon gunakan modus penggandaan uang

Hengki menambahkan selain melakukan pembunuhan berantai, Wowon Cs juga melakukan penipuan kepada para TKW dengan modus penggandaan uang. 

Untuk meyakinkan korban, Wowon memamerkan harga benda seperti rumah dan mobil yang bukan miliknya.

Baca Juga: Kisah Siti Fatimah, Korban Pertama Wowon Cs yang Meninggal pada Februari 2021.

Tak sampai di situ, calon korban juga ditunjukkan para pasien Wowon yang sudah mendapat kekayaan. Padahal mobil dan rumah yang ditunjukkan milik orang lain.

Setelah korban percaya, Wowon cs meminta korban untuk mengajak temannya ikut penggandaan uang ala Wowon. 

"Sistemnya seperti MLM, mereka ada downline (garis turunan), dari Siti misal mengajak temannya lagi untuk menggandakan uangnya," ujar Hengki.

Sejauh ini korban pembunuhan dari klaster TKW ini ada dua orang. Sedangkan TKW yang menjadi korban penipuan Wowon Cs ada 11 orang. 

Para korban mengirim sejumlah uang kepada tersangka Dede Solehudin melalui transfer rekening dan wesel.

 

Uang hasil penipuan dipakai untuk kepentingan pribadi ketiga tersangka Wowon, Solihin alias Dullah dan Dede. 

"Melalui rekening maupun western union ini akan kami telusuri berapa korban penipuan dari tersangka," ujar Hengki. 

Hasil pengeledahan ditemukan rekenening dengan saldo mencapai Rp1 miliar. Uang tersebut diduga dari hasil aksi penipuan Wowon Cs dengan motif penggandaan uang terhadap para korban. 

Hasil pemeriksaan uang tersebut hasil akumulasi para korban TKW yang mengirimkan uang secara berkala setiap bulan ke rekening milik tersangka Dede setiap bulan sejak April 2019. Adapun kartu ATM dari rekening penampung uang penipuan ini dipegang oleh Wowon.
 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU