> >

Firli Bahuri: Pemberantasan Korupsi Perlu Peran Serta Kamar-Kamar Kekuasaan

Peristiwa | 11 Desember 2022, 15:38 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (Sumber: Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, memberantas korupsi bukanlah perkara mudah dan memerlukan peran serta semua pihak termasuk kamar-kamar kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikan Firli saat menutup kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (11/12/2022), sebagaimana dikutip dari Antara.

“KPK selalu menyadari perlu andil besar, peran besar, dari seluruh segenap anak bangsa, dan seluruh kamar-kamar kekuasaan,” ujar Firli.

“Kamar kekuasaan legislatif yang didominasi oleh partai politik harus bebas dari praktik korupsi, kamar kekuasaan eksekutif sebagai penyelenggara pemerintah negara harus bebas dari korupsi, kamar kekuasaan yudikatif juga harus bebas dari korupsi."

Baca Juga: KPK: Bukan Hanya Ferdy Sambo, Banyak Pejabat Negara Punya Kekayaan Tidak Wajar

Firli menegaskan korupsi bukan hanya sebatas tindak pidana tapi juga perilaku yang merampas hak-hak rakyat.

Dampaknya, kata dia, tentu saja merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Tanpa kita sadari korupsi para koruptor merampas hak-hak kita, hak-hak anak cucu kita, dan anak-anak generasi penerus bangsa,” ucap Firli.

“Korupsi itu tidak hanya melanggar etika, tetapi merusak sendi-sendi kehidupan, baik sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, maupun dunia,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Firli berharap semangat pemberantasan korupsi tetap terus digelorakan agar Indonesia bebas dari praktik-praktik korupsi.

“Katakan tidak terhadap korupsi. Mari kita bersatu berantas korupsi. Keinginan kita di suatu saat korupsi tidak ada lagi di Indonesia,” tegas Firli.

“Korupsi merupakan salah satu kenangan masa lalu dan kita suatu saat akan hidup dalam suatu peradaban dunia, yaitu peradaban dunia bebas dari korupsi, peradaban antikorupsi."

Baca Juga: Alexander Marwata Bantah KPK Tetapkan Tersangka Baru Setelah Gazalba Saleh: Belum Ada Perkembangan

Firli menilai Indonesia bisa menjadi bangsa yang cerdas jika bebas dari korupsi.

Sebab dengan bebas dari korupsi, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dan Indonesia menjadi bangsa yang maju.

“Indonesia bisa maju kalau Indonesia bebas dari korupsi. Indonesia bisa cerdas, kalau Indonesia bebas dari korupsi," ujar Firli.

"Indonesia bisa memajukan kesejahteraan umum kalau kita semua memiliki semangat komitmen dan gerakan yang bersatu berantas korupsi."

Baca Juga: Menteri Kabinet Indonesia Maju Kompak Pakai Seragam Silver Beri Selamat ke Kaesang dan Erina

 

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Antara


TERBARU