> >

Tetangga Ungkap Reaksi Istri Agus Sujatno yang jadi Pelaku Bom Bunuh Diri: Ngaku Tewas Kecelakaan

Peristiwa | 8 Desember 2022, 06:46 WIB
Kondisi Polsek Astanaanyar setelah bom bunuh diri meledak pada Rabu (7/12/2022) pagi. (Sumber: Tribun Jabar)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Endang, tetangga keluarga pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, mengaku kaget saar mendengar jerit tangis yang keluar dari rumah tetangganya.

Tetangganya itu adalah R yang merupakan istri Agus Sujatno alias Agus Muslim yang tewas saat menjalankan aksi bom bunuh dirinya pada Rabu (7/12/2022) pagi. 

R, inisial istri pelaku, tinggal indekos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Endang lantas cerita, R menangis cukup kencang dan membuat penhuni kontrakan itu bertanya-tanya soal apa yang terjadi. 

Para tetangga pun pun lantas mendatangi R yang sesenggukan. R sendiri tinggal bersama istri dan anaknya, serta selama ini disebut jarang keluar rumah. 

"Tadi pagi itu, saya dengar menangis. Terus saya sebagai orangtua, saya tanya ada apa mbak. Kalau ada apa-apa bisa cerita," ujar Endang Rabu (7/12) dilansir Tribun Solo.

Baca Juga: Kisah Heroik Aipda Sofyan: Selamatkan Polisi dan Hadapi Pelaku, Gugur Efek Bom Astana Anyar

Dalam pengakuannya, Endang menyebut keluarga R tak seperti keluarga lain yang sering ngobrol atau sekadar bertegur sapa dengan tetangga lain meskipun tinggal relatif berdekatan. 

Apalagi, mereka sudah setahun tinggal di situ. 

Ketika ditanya soal tangisannya itu, R justru memberikan sebuah foto dari ponselnya.

Foto itu berisikan kondisi sang suami yang bersimbah darah.  Endang lantas syok melihat foto itu. 

 

Istri pelaku bom bonuh diri itu lantas sempat mengaku, suaminya jadi korban kecelakaan dan meninggal dunia. 

"Allahuakbar, Innalillahi, Ya allah, yang sabar ya mbak, yang sabar," kata Endang dilansir dari pemberitaan Kompas TV. 

Baca Juga: Kesaksian Ibu Kos Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: Dapat Info 2 Minggu Kerja Luar Kota

Lantas, ia berinisiatif hendak ke lokasi yang diduga tempat kecelakaan Agus, tapi ternyata kata R sudah ada yang menjemputnya. 

"Katanya kecelakaan, terus pas kita mau ke lokasi jenazah, katanya sudah dijemput. Sehingga kami tidak jadi ke Masjid Attaqwa yang katanya lokasi kecelakaan," tambah Endang.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/Tribun Solo


TERBARU