> >

Update Gempa Cianjur: Delapan Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Dilanjutkan hingga 20 Desember

Update | 7 Desember 2022, 06:06 WIB
Foto aerial proses evakuasi di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Pencarian korban gempa Cianjur masih dilanjutkan hingga 20 Desember 2022. Tim Gabungan memfokuskan pencarian di lokasi Warung Sate Shinta. (Sumber: KOMPAS/PRIYOMBODO)

CIANJUR, KOMPAS.TV- Pemerintah Kabupaten Cianjur memperpanjang pencarian delapan orang korban longsor dan gempa di Warung Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta,  sampai 20 Desember 2022.

"Kita berharap dengan diperpanjang-nya waktu pencarian, Tim SAR gabungan dapat menuntaskan pencarian dan ke delapan orang yang dilaporkan hilang dapat ditemukan," kata Asisten Daerah III Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib seperti dikutip dari Antara Selasa (6/12/2022).

Sementara Kepala SAR Bandung Jumaril, mengatakan Tim SAR gabungan akan menyusur kembali sejumlah titik yang diduga merupakan lokasi korban tertimbun, dan masih menggunakan alat berat agar memudahkan pencarian.

"Untuk pencarian tidak dilakukan secara masif seperti 16 hari terakhir karena ke dalam yang terus bertambah dan kita juga menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang setiap sore turun hujan," ujar Jumaril.

Baca Juga: Jokowi: Relokasi Korban Gempa Cianjur Dimulai Hari Ini

Hingga saat ini korban meninggal dunia akibat gempa 5.6 magnitudo sebanyak 334 orang, 594 orang mengalami luka berat, 44 orang diantaranya masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 114.683 orang tersebar di 494 titik pengungsian.

Sementara rumah rusak akibat gempa, rusak berat sebanyak 9048, rusak sedang 12.220 dan rusak ringan sebanyak 19.504.

Untuk rumah rusak, masih terus bertambah karena pendataan dan validasi terus dilakukan, sebelum warga yang terdampak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Untuk bantuan Rp50 juta, Rp25 juta dan Rp10 juta akan diserahkan pada hari Kamis (8/12/2022) secara bertahap bagi warga yang rumahnya sudah didata dan diverifikasi petugas khusus," tandas dia.

 

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

Sumber : Antara


TERBARU