> >

Jerit Hati Orangtua saat Richard Eliezer Pakai Baju Tahanan: Hancur Hati Saya, Ini Mengguncang

Peristiwa | 2 Desember 2022, 07:24 WIB
Orangtua Richard Eliezer, Sunandag Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang merasa sakit dan terguncang hatinya saat melihat anaknya memakai kemeja oranye (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV/Ninuk)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kemeja oranye yang melekat di tubuh Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu mengguncang hati orangtuanya, Sunandag Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang.

Saat itu juga, air mata kedua orangtua Richard Eliezer tumpah dan mengaku hancur hatinya karena melihat langsung anaknya memakai baju tahanan di Mabes Polri pada 7 Agustus 2022.

Jeritan hati itu dibagikan oleh Rynecke Alma Pudihang dan Sunandag Junus Lumiu secara eksklusif dalam program Rosi KOMPAS TV, Kamis (1/12/2022) malam.

“Kita ketemu, saya lihat dia sudah pakai kemeja oranye, hancur hati saya Mbak,” ucap Rynecke Alma Pudihang sambil menangis.

“Saya bilang, anak saya pakai seragam polisi terus malam ini saya lihat dia pakai kemeja oranye tahanan, hancur Mbak hati saya,” kata Rynecke Alma Pudihang sambil menyeka air mata.

Baca Juga: Hati Ibu Richard Eliezer Hancur saat Anaknya Menangis dan Ucapkan: Mamah, Saya Sudah Sangat Tersiksa

Bagaimana tidak, kenang Rynecke Alma Pudihang, anaknya mendaftar menjadi anggota polisi karena perjuangannya sendiri.

“Dia masuk polisi itu karena perjuangannya sendiri, dia berjuang sampai melewati semua tahap sampai menjadi anggota Brimob,” ucap Rynecke Alma Pudihang.

 

Saat bertemu Richard, Rynecke Alma Pudihang mengaku dirinya dan suami (Sunandag Junus Lumiu) tidak dapat membendung diri untuk memeluk anak bungsunya.

“Saya peluk dia Mbak, pas kita dikasih kesempatan untuk masuk ke dalam, saya sama Bapaknya, kita berpelukan menangis semua,” tutur Rynecke Alma Pudihang.

Sambil memeluk Richard Eliezer yang menangis, Rynecke Alma Pudihang pun meminta anaknya untuk berani berkata jujur.

Baca Juga: Eliezer: Putri Candrawathi Setuju dengan Skenario Ferdy Sambo Tembak Brigadir J di Duren Tiga

“Ade harus jujur, mengakulah, nggak usah kamu tutup-tutupi, ngapain juga nggak ada gunanya kan. Sekarang dia menderita, tersiksa,” kata Rynecke Alma Pudihang.

Kepadanya, Richard Eliezer kemudian mengatakan ingin berkata jujur soal peristiwan tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Tak hanya itu, lanjut Rynecke Alma Pudihang, anaknya juga siap menerima risiko hukuman atas perbuatannya karena mematuhi perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

“Jadi, malam itu dia bilang, saya mau jujur Mah, apa pun mau terjadi, apa pun hukumannya, saya harus jujur, saya akan buka semuanya,” ucap Rynecke Alma Pudihang.

“Akhirnya dia buka, dia jujur malam itu, kita semalam di sana pulangnya pagi, hancur hati saya sama Bapaknya lihat dia pakai kemeja oranye. Itu pertama ketemu,” kata Rynecke Alma Pudihang.

Baca Juga: Richard Eliezer Blak-blakan Bilang Brigadir J Kerap Pegang HP Putri Candrawathi

Bahkan, kata Rynecke Alma Pudihang, rasa hancur itu masih membuat suaminya menangis saat melihat baju seragam Brimob milik Richard Eliezer.

“Bapaknya sampai nangis kalau lihat seragamnya, Bapaknya nangis, saya bilang, kamu enggak boleh nangis, harus berdoa,” ujar Rynecke Alma Pudihang.

Kepada Rosi, Sunandag Junus Lumiu mengaku Richard Eliezer adalah kebanggaan bagi keluarganya. Dengan sekarang Richard Eliezer menggunakan seragam tahanan, itu mengguncang hatinya.

“Iya, mengguncang hati saya,” ucap Sunandag Junus Lumiu.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU