> >

Sosok Abdoel Moeis, Pahlawan Nasional Pertama RI yang Dikukuhkan Bung Karno

Sosok | 16 Agustus 2022, 10:42 WIB
Abdoel Moeis, sosok yang pertama mendapat gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Soekarno. (Sumber: direktoratk2krs.kemsos.go.id)

Ia juga bergabung dengan Serikat Islam yang dimotori oleh H.O.S Cokroaminoto. Organisasi dan partai pergerakan terbesar di zaman sebelum kemerdekaan.

“Dalam Sarekat Islam, Abdoel Moeis memperlihatkan kepintarannya. Otaknya cerdas. Ia sangat pandai berdebat. Namanya jadi masyhur. Ia pandai berpidato, hampir sama dengan Tjokroaminoto. Dalam pidatonya, Moeis menganjurkan agar rakyat berjuang untuk mencapai Indonesia merdeka,” tulis buku biografinya Abdoel Moeis (1980) hal.23

Selain jadi anggota SI, ia juga anggota Indische Partij.

Waktu itu orang diperbolehkan untuk masuk lebih dari satu organisasi atau lebih dari satu partai. Indische Partij sendiri dipimpin Douwes Dekker.

Bersama dengan tokoh lainnya, ia terus berjuang menentang penjajah Belanda dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia lewat perundingan politik.

Tulisan dan pidatonya yang keras membuat merah kuping Belanda.

Pada tahun 1926, ia dijatuhi hukuman oleh pemerintah Belanda. Ia harus diasingkan ke Garut, Jawa Barat dan tak lagi bisa berpolitik.

Di kota inilah, Abdoel Moeis menyelesaikan novel berjudul “Salah Asuhan” yang jadi salah satu karya besar miliknya.

Novel ini hingga kini jadi salah satu rujukan penting novel Indonesia tentang kehidupan warga Indonesia ketika berjumpa dengan modernitas dan budaya barat. 

Abdoel Moeis meninggal dunia di usia 76 tahun pada 17 Juni 1959 di Bandung, setelah menghabiskan lebih dari setengah hidupnya untuk perjuangan kemerdekaan.

Jenazahnya dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU