> >

Irjen Napoleon Menyesal Aniaya M. Kece: Tidak Menyangka Sampai Terjadi Pemukulan

Hukum | 29 Juli 2022, 10:50 WIB
Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol. Napoleon Bonaparte ditemui usai sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022). (Sumber: ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Irjen Napoleon Bonaparte mengungkapkan alasan terjadinya penganiayaan yang dialami oleh Muhammad Kosman alias M. Kace alias M. Kece di Rutan Bareskrim Polri.

Menurut Irjen Napoleon, M. Kece mencari penyakit karena berani sekali menjelekkan agama Islam hingga ratusan kali dan disiarkan lewat Youtube.

Baca Juga: Akui Salah pada M.Kece, Irjen Napoleon: Saya Jenderal yang Berani Berbuat dan Berani Tanggung Jawab

"Seumur-umur saya kerja jadi polisi baru kali ini ada orang berani ngomong di youtube ratusan kali menjelekkan Agama Islam. Ini kan cari penyakit," kata Napoleon dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2022).

Irjen Napoleon menjelaskan, bahwa ia awalnya penasaran dengan motif penistaan agama yang dilakukan oleh M. Kace.

Namun, karena pegiat sosial media tersebut tidak menunjukkan penyesalan, mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu mengaku sangat marah.

Terlebih, ketika mendengar M. Kece menjelek-jelekkan Nabi Muhammad di dalam sel Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada 26 Agustus 2021 dini hari.

Baca Juga: Kapolri Nonaktifkan 2 Jenderal dan 1 Kombes, Irjen Napoleon: Mereka Masih Bisa Kembali

"Saya bilang sama Kace, 'Mulutmu najis!' Ngomong soal najis, saya ingat ada najis yang saya simpan di plastik putih," ucap Napoleon.

Dia lalu meminta seseorang yang berada di luar sel untuk mengambilkan kantong plastik yang berada di selnya. Napoleon lalu melumuri wajah M. Kece dengan kotoran tersebut.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU