> >

Daftar 7 Rektor Baru UIN yang Dilantik Menag Yaqut, Ada Rektor "Kampus Gus Dur"

Agama | 29 Juli 2022, 06:09 WIB
Menag Yaqut saat melantik 7 Rektor baru UIN di sejumlah wilayah di Indonesia, Kamis (28/7/2022) (Sumber: Kemenag)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Total ada 7 rektor baru Universitas Islam Negeri (UIN) di sejumlah wilayah di Indonesia yang resmi dilantik oleh Kementerian Agama pada Kamis (28/7/2022).

Dalam daftar itu, ada beberapa nama professor. Mulai dari Prof. Dr. H. Mujiburrahman sebagai Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh hingga Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., hingga Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim sebagai Rektor UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

UIN KH Abdurrahman Wahid di Pekalongan ini sendiri merupakan salah satu kampus yang baru transformasi kelembagaan. Kampus ini sekarang dijuluki sebagai ‘Kampus Gus Dur’ karena berubah nama dari IAIN Pekalongan ke UIN KH Abdurrahman Wahid.

Gus Dur adalah nama panggilan dari KH Abdurrahman Wahid, presiden keempat RI yang sekaligus ulama, serta Ketum PBNU paling dikenal publik.

Perubahan itu, dikutip dari situs resmi mereka berdasarkan terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2022 yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, tertanggal 8 Juni 2022.

Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas pada kesempatan pelantikan Kamis (28/7/2022) mengingatkan soal perubahan nama dari IAIN ke UIN.

Menag Yaqut Cholil Qoumas berpesan agar rektor yang dilantik mampu membuktikan bahwa mereka amanah, tepat, dan layak untuk memimpin dan memajukan PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) di Indonesia.

“Transformasi dari IAIN (Institut Agama Islam Negeri) menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) harus betul-betul dikawal transisinya sehingga memenuhi tujuan yang diharapkan,” kata Menag Yaqut dikutip dari Kemenag. 

PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) adalah nama yang memayungi UIN, IAIN, dan Sekolah Tinggi Agama Islam di Indonesia. 

PTKIN, lanjut Menag Yaqut, diharapkan mampu melahirkan intelektual berkarakter yang menyadari tanggung jawab moral sebagai kaum intelektual dan sekaligus agamawan.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV/Kemenag


TERBARU