> >

Kopda Muslimin Pesan ke Penembak Istrinya: Tembak Kepala, Jangan Sampai Kena Anak

Kriminal | 28 Juli 2022, 08:31 WIB
Kopda Muslimin diduga sebagai dalang di balik penembakan RW yang merupakan istrinya. Senin (25/7/2022). (Sumber: Istimewa via KOMPAS.com)

"Skenarionya ditembak sebelum berangkat jemput ke sekolah, waktu tidak ada anaknya," ujar Sugiono.

Baca Juga: Panglima TNI Cium Ada Cinta Segitiga di Balik Kasus Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang

Dalam melakukan eksekusi, kata Sugiono, Kopda Muslimin berpesan agar ia menembak RW di bagian kepala. Lalu, jangan sampai tembakan tersebut mengenai anaknya.

Setelah melakukan penembakan pertama, Sugiono mengaku sempat dimarahi oleh Kopda Muslimin. Itu karena tembakannya meleset tidak mengenai kepala.

Setelah itu, kata Sugiono, dirinya diminta balik lagi untuk menembak korban kali kedua karena tembakan pertama belum berhasil.

"Sempat dimarahi, disuruh tembak lagi. Kemudian balik lagi untuk tembak yang kedua kali," tutur Sugiono.

Baca Juga: Tersangka Eksekutor Istri Anggota TNI Dimarahi Kopda Muslimin karena Gagal Tembak Korban di Kepala

Lebih lanjut, Sugiono mengatakan, bahwa dirinya sudah cukup lama mengenal Kopda Muslimin. Bahkan, istri Sugiono ikut bekerja dengan otak pelaku penembakan tersebut.

"Istri saya ikut kerja dengan Bang Muslimin," ucap Sugiono.

Diberitakan sebelumnya, polisi meringkus empat anggota kelompok pembunuh bayaran untuk menghabisi RW, istri anggota TNI di Semarang pada tanggal 18 Juli 2022.

Keempat pelaku tersebut masing-masing yaitu Sugiono alias Babi yang merupakan eksekutor penembakan korban.

Baca Juga: Rancang Pembunuhan Istri, Kopda Muslimin Ternyata Baru 7 Bulan Jalin Asmara dengan Selingkuhannya

Kemudian, P yang bertugas sebagai pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja, kemudian S dan AS alias Gondrong yang berperan sebagai pengawas saat aksi penembakan itu.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU