> >

Beli Rumah Kian Sulit Terjangkau, Sri Mulyani Tawarkan Konsep Sekuritisasi KPR, Ini Penjelasannya

Sosial | 6 Juli 2022, 21:50 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Securitization Summit 2022 di Jakarta, Rabu (6/7/2022). (Sumber: Kompastv/Ant)

Senada, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menilai sekuritisasi akan menjembatani antara aset tidak likuid menjadi likuid.

Tidak likuid itu biasanya adalah aset-aset mortgage yang memiliki portofolio di bank. Misalnya portofolio KPR dengan jangka waktu 15 tahun, bisa diuangkan menjadi likuid di pasar modal.

"Kita meng-securitize, kita jual ke capital market, dibeli oleh investor, duit yang ada kita kembalikan lagi kepada bank untuk disalurkan lagi sebagai KPR baru," kata Ananta.

Dengan adanya instrumen yang relatif aman dan return bagus, akan memberi kenyamanan kepada investor untuk berinvestasi lebih di EBA SP.

"Juga membantu mengurangi backlog (jaminan simpanan) rumah, karena uangnya itu digunakan untuk mortgage yang baru," pungkasnya.

 

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


TERBARU