> >

Fakta-fakta Tandon Air LRT Kuningan Jebol, Viral di Medsos hingga 5 Orang Dilarikan ke RS

Peristiwa | 29 Juni 2022, 13:04 WIB
Kendaraan yang alami kecelakaan saat tandon air LRT di Kuningan jebol (Sumber: Tangkapan Layar Akun Twitter Jalur5)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tandon air Light Rail Transit (LRT) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, jebol, Selasa (28/6/2022). Sejumlah pengendara diketahui terkena limpasan air.

Jebolnya tandon air itu sempat viral di media sosial (medsos). Dari keterangan video yang beredar, disebutkan limpasan air dari tandon, salah satunya mengenai kurir ekspedisi.

Dalam video tersebut tampak suasana keriuhan di sekitar lokasi kejadian. Seorang wanita juga diduga menjadi korban dari limpasan air akibat jebolnya tandon tersebut. Bahkan limpasan air dari tandon yang jebol sempat membuat jalan di sekitar lokasi tergenang.

Guna lebih mengetahui kejadian tersebut secara mendalam, berikut ini KOMPAS.TV rangkum fakta-fakta soal tandon iir LRT Jebol di Kuningan.

1. 5 Orang dilarikan ke RS

Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Agung Permana mengatakan lima orang dilarikan ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Tandon Air LRT di Kuningan Jebol, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Pengelola Proyek

"Korban di rumah sakit lima orang. Tiga laki-laki, dua wanita," kata Agung, Selasa (28/6).

Lima korban itu terdiri dari tiga pengendara motor, satu pengemudi mobil ekspedisi yang melintas, dan dua pekerja proyek.

2. Polisi selidiki dugaan kelalaian

Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Setiabudi masih menyelidiki dugaan adanya kelalaian pengelola proyek terkait jebolnya tandon air light rail transit (LRT) di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

"Kita sedang selidiki dugaan kelalaiannya sampai bisa jebol. Kita lagi selidiki seperti apa. Sedang kita tanyai  pihak proyeknya," kata Kanit Reskrim Polsek Setiabudi AKP Suparmin.

Guna mengetahui penyebab pasti, pihaknya telah mengumpulkan beberapa informasi dari saksi, yakni korban, satpam, dan karyawan proyek.

3. Lokasi dipasang garis polisi

Saat ini, berdasarkan pantauan Kompas.com, tandon air tersebut telah dipasangi garis polisi. Sejumlah pekerja proyek berusaha menutupi tandon air yang jebol dengan terpal berwarna biru.

"Iya (pemasangan terpal) buat menutupi itu (tandon yang jebol)," kata salah satu pekerja.

Di sisi lain, sejumlah pekerja proyek sedang sibuk membersihkan kerikil yang diduga terimbas tumpahan air dari tandon.

4. Pagar proyek hancur dan picu kemacetan

Akibat tandon air jebol, membuat sebuah mobil dan pengendara motor terdorong masuk ke dalam pagar proyek, di Jalan Haji Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Mobil jasa ekspedisi ini terdorong hingga masuk ke dalam pagar royek LRT Jabodebek, usai tempat penampung air bersih yang menyuplai ke Stasiun Setia Budi jebol pada Selasa (28/06 petang.

Pagar proyek hancur akibat tumpahan air yang kencang dari tempat penampungan.

Selain itu akibat kejadian ini arus lalu lintas dari arah Mampang menuju Menteng mengalami kemacetan panjang.

Baca Juga: Tandon Air Proyek LRT Jebol, Pagar Proyek Hancur Hingga Pengendara Motor Alami Patah Tulang!

Penulis : Nurul Fitriana Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU