> >

M Taufik hingga DPW Nasdem Aceh Kunjungi Rumah Dinas Anies Baswedan, Apa yang Dibahas?

Politik | 21 Juni 2022, 15:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Kongres Partai Nasdem di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019) malam. Anies duduk di barisan paling depan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (Sumber: KOMPAS.COM/NURSITA SARI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, menyambangi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Taman Suropati, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

M Taufik datang bersama dengan Tim Kerja Pemenangan Pemilu Jawa I Banten-DKI Partai Nasdem Bestari Barus.

"Kami kan rutin, saya Bang Taufik, Bang Ongen, rutin ketemu dia dari dulu dulu. Kaitannya dengan Jakarta, tadi ngobrol juga soal Kemayoran PRJ. Jadi kita enggak bergabung dengan tamu lain, masing-masing," kata Bestari pada wartawan, Selasa.

Bestari menjelaskan, dalam pertemuan itu juga hadir Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem DKI Jakarta Mohamad Ongen.

Namun, ia menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak membahas soal rencana pencalonan Anies sebagai presiden di pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang, ataupun kepindahan Taufik ke Nasdem.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Mengganti 22 Nama Jalan di Jakarta, Pakai Nama Tokoh Betawi

Selain mereka, hari ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh juga mengunjungi rumah dinas Anies Baswedan. 

Ketua DPW Nasdem Aceh Taufiqulhadi mengaku, pihaknya hanya bersilaturhmi dan tidak mewakili Nasdem secara umum dalam kunjungan tersebut. 

"Kami ingin menyampaikan tanggal 27 Juni nanti akan diresmikan kantor DPW yang baru dan Insyaallah akan menjadi kantor DPW terbaik di Indonesia," kata Taufiq kepada awak media. 

Baca Juga: Giliran PKS akan Bertemu Nasdem, Rabu Mendatang

Pada kunjungan kali ini, Taufiqulhadi menyampaikan undangan agar Anies bisa datang ke peresmian tersebut.

"Tapi karena waktu sangat dekat, Pak Anies mengatakan mungkin tidak bisa di waktu yang sangat dekat itu karena agenda sangat penuh," kata dia.

Taufiqulhadi menegaskan bahwa pada pertemuan itu tidak ada pembahasan mengenai pencapresan Anies Baswedan.

"Kalau masalah capres itu kami tidak memiliki wewenang karena itulah wewenang DPP khususnya Ketua umum," kata dia. 

Selain menyampaikan undangan, Taufiqulhadi mengaku berbincang dengan Anies soal pertemanan mereka saat menjadi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Baca Juga: Sama Seperti Nasdem, KIB Buka Peluang Usung Ganjar, Anies, Andika di Pilpres 2024

Sebelumnya, Partai NasDem memilih Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Andika Perkasa sebagai kandidat calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilu 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Willy Aditya mengatakan, ketiga tokoh tersebut dipilih bukan berdasarkan suara terbanyak.

Willy mengungkap tiga variabel yang dijadikan patokan dalam memilih kandidat capres tersebut.

“Satu, tentang komitmen politik kebangsaan. Kedua, bagaimana chemistry dengan Partai NasDem. Yang ketiga, bagaimana kemudian kesanggupan kandidat dalam menjaga eksistensi negara bangsa,” ujarnya kepada Kompas TV di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Penulis : Hasya Nindita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU