> >

Menko PMK Sebut Kemiskinan Ibarat Kerak Nasi di Panci, Jumlahnya Sedikit Tapi Butuh Tenaga Ekstra

Sosial | 14 Juni 2022, 23:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberi keterangan mengenai target penghapusan kemiskinan ekstrem di acara launching Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, di Kantor Kemenko PMK, pada Selasa (14/6/2022). (Sumber: Dok. Kemenko PMK)

Muhadjir menambahkan keterpaduan dan sinergi program serta kerja sama antar kementerian/lembaga dan juga kekuatan di luar pemerintah, seperti organisasi filantropi bidang sosial kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Pemerintah telah membuat program dalam mengatasi kemiskinan ekstrem. Pertama, melalui bantuan sosial dan subsidi yaitu kelompok program/kegiatan dalam rangka mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem. 

Baca Juga: Profil Anthony Albanese, Dibesarkan dalam Kemiskinan Menjadi PM Australia Baru dari Partai Buruh

Kedua, melalui pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat miskin ekstrem, Ketiga, pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dalam rangka penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan. 

Dalam menjalankan program tersebut harus dipastikan ketepatan sasaran. Kemudian pelibatan peran serta masyarakat dengan fokus pada lokasi prioritas penghapusan kemiskinan ekstrem juga perlu diintegrasi dengan program antar kementerian/lembaga. 

"Ini harus kita galang bersama untuk menjadi kekuatan besar. Sehingga target kita untuk menghapus kemiskinan ekstrem 2024 tercapai," ujar Muhadjir.

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem telah ditetapkan pada tanggal 8 Juni 2022. 

Baca Juga: Laporan Oxfam 2022: Miliarder Makin Kaya, tapi 263 Juta Orang Jatuh ke Jurang Kemiskinan

Inpres Nomor 4 Tahun 2022 telah mengamanatkan kepada 22 Kementerian, 6 Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Muhadjir berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi filantropi upaya menghapuskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

"Mari kita bekerjasama memastikan setiap program/kegiatan baik di pusat maupun daerah terkonvergensi dan tersinkronisasi untuk fokus pada upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem," ujarnya. 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU