> >

Mengingat Kembali Arahan Jokowi pada 2019: Visi Misi Presiden dan Menteri yang Tidak Paham

Peristiwa | 12 Mei 2022, 08:20 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin langsung memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019) pagi.(Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sehari setelah memperkenalkan dan melantik para menterinya yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin langsung memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019) pagi.

Dikutip dari situs Kominfo, dalam arahannya Presiden kembali mengulang penegasannya, bahwa tidak ada visi misi menteri, yang ada adalah visi misi presiden dan wakil presiden. "Terutama yang ingin saya sampaikan bahwa tidak ada visi misi menteri yang ada adalah visi misi presiden dan wakil presiden," katanya.

Presiden melanjutkan, “Ini tolong dicatat karena dalam lima tahun yang lalu ada 1, 2, 3 menteri yang masih belum paham mengenai ini. Jadi dalam setiap rapat, baik rapat paripurna, di dalam rapat-rapat terbatas, di dalam rapat-rapat internal itu ada sebuah payung hukum,” kata Presiden.

Baca Juga: Amarah Jokowi Saat Rapat Kabinet Jadi Peringatan Para Menteri

Kalau sudah diputuskan di dalam rapat, tegas Presiden, jangan sampai di luar masih diributkan lagi. Ia mempersilakan ramai di dalam rapat, mau debat di dalam rapat akan ia dengarkan. Tetapi kalau sudah diputuskan, Presiden mengingatkan, dengan segala risiko harus kita laksanakan.

“Kalau ada perubahan-perubahan atau kondisi-kondisi tertentu, ya marilah kita tarik lagi dalam rapat internal atau rapat terbatas,” tutur Presiden. Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa kerja kabinet kita adalah kerja tim, bukan kerja menteri per menteri, bukan kerja sektoral.

Menurut Presiden, ini adalah membangun sebuah negara besar, tidak mungkin menteri itu berjalan sendiri-sendiri. Kerja tim, yang dikoordinasi oleh para Menko (Menteri Koordinator).

Baca Juga: Hadiri KTT ASEAN-AS, Jokowi dan Ibu Negara Bertolak ke Washington DC

“Jangan sampai ada lagi diundang menko selama 5 tahun, hadir sekali saja tidak. Ada yang seperti ini, saya dengar, saya juga baru dengar. Bagaimana kita bisa mengkonsolidasi, mengkoordinasi, diundang rapat oleh Menko tidak pernah hadir. Hal seperti ini yang harus saya garis bawahi, sekali lagi kerja kita adalah kerja tim,” tutur Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para menterinya agar fokus bekerja. Meski tahapan pemilu akan dimulai pada tahun 2022 ini.

Penulis : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU