> >

Ace Hasan: Malam Ini Target Pengumuman Biaya Haji, Semoga Tidak Ada Biaya Tambahan

Berita utama | 13 April 2022, 14:31 WIB
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Komisi 8 DPR RI akan mengumumkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022.

Diperkirakan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 bisa diikuti oleh 106 ribu calon Jemaah asal Indonesia.

Keterangan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi 8 DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam wawancaranya dengan Jurnalis KOMPAS TV, Dipo Nurbahagia, Rabu (13/4/2022).

“Kami menargetkan malam ini sebelum masa sidang DPR RI ditutup sudah ada pengumuman terkait berapa biaya haji yang akan dibebankan kepada calon jemaah haji tahun ini,” ucap Ace.

Ace berharap tidak ada lagi setoran tambahan yang akan dibebankan kepada calon Jemaah haji yang berangkat tahun ini.

“Mudah mudahan disepakati bahwa, tidak ada setoran tambahan yang dibebankan kepada calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini,” ucapnya.

Baca Juga: HNW: Presiden Jokowi Harus Perjuangkan Kuota Haji

Dalam keterangannya, Ace menuturkan terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini memang ada beberapa komponen yang harus disesuaikan. Antara lain, kenaikan pajak 15% terhadap penyelenggara ibadah haji.

“Maka pembahasan biaya haji ini akan kami upayakan untuk dapat tidak memberatkan jemaah haji, calon ini dengan memanfaatkan dana optimalisasi dari pengelolaan dana haji yang telah disetorkan oleh jemaah melalui kemenag,” ujarnya.

“Jadi sekalipun naik, jemaah nggak perlu bayar biaya tambahan. Yang sudah dibayarkan Rp35 juta 2020 lalu, mereka tidak perlu menambah, yang dikelola oleh BPIH ada nilai manfaatnya, sehingga jemaah tidak perlu membayar kembali,” lanjutnya.

Baca Juga: Ditjen Pajak Tegaskan Ibadah Haji Dan Umrah Bebas PPN

Selain itu, Ace mengatakan Komisi 8 DPR juga akan meminta Kementerian Agama untuk melobi pemerintah Arab Saudi soal syarat usia bagi calon Jemaah haji.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi menerapkan syarat usia maksimal bagi calon Jemaah haji adalah 65 tahun.

“Tidak mudah menjelaskan ke masyarakat, karena persyaratan pemerintah Arab Saudi soal usia, usia ditetapkan maksimal 65 tahun, bagi calon jemaah haji yg usianya di atas 65 tahun nggak bisa berangkat,” ucapnya.

“Di komisi 8, kami minta pemerintah lobi terkait hal ini, seban jumlah jemaah yang diatas 65 tahun hampir 53 ribu, ini cukup besar. Kalau pemerintah tidak bisa lakukan lobi, tentu harus ada komunikasi publik yang baik untuk bisa menjelaskan usia diatas 65 tahun tidak diperbolehkan,” lanjutnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU