> >

Bagikan BLT, Presiden: Saya Harap Daya Beli Masyarakat Bisa Lebih Baik Lagi

Peristiwa | 13 April 2022, 13:42 WIB
Presiden Jokowi membagikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dan bantuan modal kerja (BMK) bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang kaki lima di Pasar Kanoman, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/4/2022). (Sumber: Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Presiden Joko Widodo kembali membagikan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi para penerima manfaat dan pedagang.

Kali ini, Presiden Jokowi membagikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dan bantuan modal kerja (BMK) bagi para peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang kaki lima di Pasar Kanoman, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

"Pagi hari ini saya ke Cirebon, Provinsi Jawa Barat dalam rangka pembagian. Pertama pembagian BLT minyak goreng kepada para pedagang kaki lima, dan juga ibu-ibu penerima PKH,” ucap Presiden Jokowi, Rabu (13/4/2022).

“Kemudian yang kedua, juga pemberian tambahan modal usaha sebesar Rp1,2 juta kepada para pedagang," tambah Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, kasus Covid-19 di Indonesia sudah turun dan membuat pedagang bisa kembali memulai usahanya di pasar-pasar. Maka itu, Jokowi berharap bantuan-bantuan tersebut dapat dijadikan sebagai tambahan modal usaha.

Baca Juga: Anggota DPR Sebut BLT Minyak Goreng Teguran Jokowi untuk Menteri Perindustrian

"Saya kira ini karena kondisi Covid sudah menurun, mereka memulai usahanya lagi di pasar-pasar, sehingga beberapa membutuhkan suntikan untuk memulai usahanya dan sudah kita berikan,” ujar Presiden Jokowi.

“Kita harapkan dengan pemberian baik BLT, baik bantuan modal usaha, daya beli masyarakat bisa lebih baik lagi," lanjut Presiden Jokowi.

Dalam cermat Presiden Jokowi, pergerakan ekonomi bukan hanya terlihat dari kondisi pasar-pasar yang saat ini kembali ramai. Menurutnya, pergerakan ekonomi juga tampak dari mobilitas yang cukup tinggi di sejumlah daerah.

"Kemudian yang kedua juga kemacetan yang luar biasa yang terjadi hampir di semua kota. Ini bukan hanya menunjukkan mobilitas yang makin tinggi, tetapi juga menunjukkan adanya pergerakan-pergerakan ekonomi, perputaran ekonomi yang lebih baik, utamanya pariwisata," katanya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU