> >

Undang Cak Nun dan Kiai Kanjeng Buka Bersama, PDIP Ingin Gelorakan Rasa Cinta Tanah Air

Politik | 10 April 2022, 17:37 WIB
Acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng dlaam rangkaian kegiatan buka puasa bersama PDIP, Minggu (10/4/2022). (Sumber: PDIP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebuah gelaran yang bertajuk Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng bakal menjadi rangkaian acara dari kegiatan buka puasa bersama PDIP, Minggu (10/4/2022).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, diundangnya Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam acara tersebut memiliki maksud untuk menggelorakan semangat memajukan bangsa Indonesia.

Tujuan itu, lanjut Hasto, selaras dengan bulan Ramadan saat ini yang merupakan momen untuk berjuang meningkatkan ibadah.

"Cak Nun dikenal sebagai sosok budayawan, pemikir Islam-Kebangsaan, dan begitu menyelami persoalan rakyat," kata Hasto dalam siaran persnya, Minggu.

Baca Juga: Tausyiah di BKN PDIP, Gus Yahya: Ulama Harus Mengayomi Umat

"(Kehadiran Cak Nun dan Kiai Kanjeng) sekaligus menggelorakan rasa cinta Tanah Air yang berdiri kokoh pada kebudayaan Nusantara," sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, PDIP pun akan menjamu Cak Nun dengan berbagai hidangan khas Nusantara sebagai salah satu bentuk semangat Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.

Seperti sayur lodeh Bung Karno, aneka makanan rebusan, dan beberapa gorengan yang proses masaknya menggunakan minyak kelapa hasil produksi Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

"Secara khusus untuk makanan gorengan akan dilakukan dengan minyak kelapa yang dibuat sendiri oleh Baguna," jelas Hasto.

Baca Juga: PDIP Protes, Menteri dan Ketua Partai yang Wacanakan 3 Periode, tetapi Jokowi yang Didemo

Dengan demikian, menurut Hasto, posisi PDIP sebagai pemupuk semangat kebangsaan Indoensia pastinya menjadi kuat berkat gelaran besama Cak Nun dan Kiai Kanjeng itu.

"Kembali PDI Perjuangan membuktikan dirinya sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya," pungkas Hasto.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU