> >

Wakil Ketua DPRD DKI Jawab Kritik PDIP soal Penjualan Tiket Formula E: Di Mana-Mana Juga Begitu

Politik | 15 Februari 2022, 05:40 WIB
Petugas berada di lokasi yang akan dibangun Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (22/12/2021). (Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Mohamad Taufik menjawab kritik yang disampaikan anggota DPRD DKI dari PDIP Gilbert Simanjuntak terkait rencana penjualan tiket ajang Formula E.

Diketahui, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara Formula E Jakarta menyatakan tiket ajang balap mobil listrik itu rencananya mulai dijual pada Maret 2022.

Baca Juga: Tiket Formula E Jakarta Dijual Mulai Maret, Politikus PDIP: Belum Waktunya

Menurut Taufik, rencana penjualan tiket Formula E tersebut adalah satu hal yang biasa meski lintasan untuk balap mobil listrik tersebut belum rampung.

Menurut Taufik, penjualan tiket itu sama seperti halnya menjual apartemen, yakni unitnya sudah dipasarkan meski bangunannya belum jadi. 

Jika ada peminatnya, maka bisa membayarnya terlebih dahulu sambil menunggu pembangunannya rampung.

"Di mana-mana juga begitu (jual duluan). Orang jual apartemen juga begitu, apartemennya belum ada sudah dijual," kata Taufik di Jakarta, Senin (14/2/2022).

Baca Juga: Tiket Formula E Jakarta akan Dijual Mulai Maret

Karena itu, menurut dia, penjualan tiket Formula E tidak perlu dipermasalahkan meski lintasan balapnya belum jadi karena hal tersebut merupakan bagian dari sistem pemasaran.

Taufik juga menyebutkan pengerjaan lintasan balap listrik di kawasan Taman Impian Jaya Ancol itu segera rampung sesuai target, sehingga penjualan tiket berbarengan dengan pembuatan trek tidak akan menimbulkan masalah.

"Mereka (Jakpro) kan sudah ada perhitungan sirkuit itu landasannya sebulan, paling lama dua bulan sudah jadi. Apa susahnya?" tutur Taufik.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik rencana penjualan tiket Formula E Jakarta pada Maret 2022 karena dinilai tidak tepat mengingat sirkuit yang belum rampung.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Sebut Ada 'Praktik Ijon' Pembayaran Uang Komitmen Formula E, PAN: Tidak Berlandas

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU