> >

PBNU Resmi Bikin Kantor di Ibu Kota Negara yang Baru, Gus Yahya: Mumpung Belum Padat

Agama | 30 Januari 2022, 14:07 WIB
Gus Yahya memimpin doa di calon gedung baru PBNU di Penajam, Kalimantan Timur. (Sumber: PBNU)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) secara resmi akan membangun kantor PBNU di wilayah yang akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Tempatnya sendiri secara pasti belum diumumkan, namun tetap berada di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf secara resmi menandatangani piagam pencanangan Kantor PBNU tersebut pada hari ini, Minggu (30/1/2022).

Prosesi penandatanganan itu dilakukan di sela-sela acara istighatsah di Masjid Syaikhona Cholil Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Mumpung belum jadi ibu kota yang padat, PBNU mohon izin untuk ikut menempati ibu kota negara (IKN)," kata Gus Yahya dalam rilis yang diterima KOMPAS TV.

Gus Yahya juga menjelaskan, PBNU sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat tentang pembangunan Gedung PBNU di wilayah yang akan menjadi IKN tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dari kemarin, Pak Bupati sudah menyiapkan (tempat) agar ketika nanti sudah resmi menjadi ibu kota negara (IKN), di situ akan berdiri Kantor PBNU,” tambahnya.

Selain kantor, PBNU juga akan membangun rumah sakit, perguruan tinggi serta pesantren di lokasi ibu kota baru yang akan bernama Nusantara itu.

Dalam acara penandatanganan piagam pencanangan Kantor PBNU itu, Gus Yahya didampingi oleh Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam Pongrewa, Sekretaris Jenderal PBNU H Syaifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU H Mardani Maming, dan Ketua PCNU Penajam Paser Utara KH A Syamsul Hadi.

Baca Juga: Mengenai IKN, Tenaga Ahli Utama KSP: Memutus Rantai Apa-apa Orang Jawa

Warga Penajam Bahagia

Sebelum acara penandatanganan piagam, Gus Yahya menyampaikan bahwa warga Penajam Paser Utara saat ini tengah berbahagia karena telah ditetapkan sebagai daerah ibu kota negara yang baru.

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU